Berita

Sam, Orang Utan 20 Tahun, Ditemukan Mencari Makan di Tumpukan Sampah Kutai Timur

Advertisement

Seekor orang utan jantan dewasa bernama Sam, diperkirakan berusia 18-20 tahun, ditemukan warga tengah mencari makan di tumpukan sampah di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Peristiwa ini memicu respons cepat dari pihak berwenang dan organisasi konservasi.

Evakuasi dan Pelepasan Kembali

Setelah video penemuan Sam menjadi viral di media sosial pada 20 Januari 2026, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama Conservation Action Network (CAN) Borneo dan Centre for Orangutan Protection (COP) segera melakukan penelusuran. Sam akhirnya berhasil dievakuasi pada Selasa, 27 Januari 2026, di kawasan Jalan Poros Bengalon, Sangatta.

“Jadi video itu viral pada 20 Januari, setelah itu kami telusuri jejak digital dan sebagainya, kemudian dilakukan penyelamatan pada 27 Januari, tepatnya di Jalan Poros Bengalon, Sangatta,” ujar Kepala BKSDA Kaltim, M Ari Wibawanto, dalam keterangannya kepada media, Jumat (30/1/2026).

Pemeriksaan oleh tim medis menunjukkan kondisi Sam cukup baik. “Umur kurang lebih 18 sampai dengan 20 tahun. Kemudian dalam kondisi sehat juga. Sehingga kita putuskan pada saat itu segera dilepasliarkan kembali ke Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat di Busang, Kutim,” terang Ari.

Advertisement

Alasan Penyelamatan

Orang utan tersebut diamankan karena ditemukan berada di kawasan yang dinilai tidak lagi mendukung perilaku liar satwa. Lokasi tersebut berdekatan dengan jalan raya, perkebunan sawit, dan area pertambangan.

Penyelamatan ini juga bertujuan untuk mencegah penurunan sifat keliaran orang utan. Hal ini penting untuk menghindari potensi konflik dengan manusia jika satwa tersebut dibiarkan terlalu lama berada di sekitar aktivitas industri dan lalu lintas.

Advertisement