Jakarta – Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari menyebabkan ratusan rumah di Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 50 hingga 80 sentimeter.
Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cakung segera mengerahkan sejumlah pompa untuk mempercepat surutnya genangan. Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cakung, Dian Nur Cahyono, menyatakan bahwa pihaknya mengoperasikan dua pompa apung dengan kapasitas masing-masing 250 liter per detik, serta satu unit pompa mobile berkapasitas 1.000 liter per detik.
“Kami juga mengoperasikan dua pompa apung berkapasitas 250 liter per detik serta satu unit pompa mobile berkapasitas 1.000 liter per detik,” ujar Dian Nur Cahyono di Jakarta, Jumat (20/2/2026), dilansir Antara.
Selain pengerahan pompa, sebanyak 11 personel gabungan dari Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cakung juga dikerahkan untuk menangani genangan. Mereka bertugas memastikan pompa portabel di Kali Cakung Drain beroperasi optimal.
“Sebanyak 11 personel pasukan biru dikerahkan untuk menangani genangan, termasuk pompa portabel di Kali Cakung Drain, yang saat ini telah beroperasi,” jelas Dian.
Di tingkat kelurahan, Lurah Rawa Terate Jainudin melaporkan empat petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) ditugaskan memantau genangan dan bersiap melakukan evakuasi warga jika diperlukan. Posko Banjir RW 05 disiagakan dengan dua perahu karet untuk antisipasi bantuan evakuasi.
“Kami menyiagakan dua perahu karet di Posko Banjir RW 05 untuk mengantisipasi warga yang membutuhkan bantuan evakuasi,” tutur Jainudin.
Banjir mulai terjadi sekitar pukul 04.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 09.30 WIB. Di wilayah RT 10, tercatat sekitar 172 rumah terdampak genangan. Meskipun demikian, warga dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing dan belum ada yang mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 61 RT dan enam ruas jalan di Jakarta tergenang banjir.
“BPBD mencatat saat ini, terdapat 61 RT dan enam ruas jalan tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Jumat.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di berbagai wilayah. Koordinasi intensif dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk memastikan penyedotan genangan berjalan lancar dan tali-tali air berfungsi baik. Bersama dengan unsur pemerintah daerah setempat, kebutuhan dasar bagi para penyintas banjir juga tengah disiapkan.






