Jakarta – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyatakan sikapnya setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menolak pengunduran dirinya yang diajukan pada September 2025. Ia memutuskan untuk kembali mengemban tugas sebagai wakil rakyat.
Keputusan MKD dan Aspirasi Konstituen
Keputusan MKD yang menolak pengunduran diri Sara menjadi pertimbangan utamanya. Ia menegaskan komitmennya untuk taat hukum sebagai warga negara Indonesia. “Iya, bahwa ada keputusan yang telah dikeluarkan oleh MKD kemarin sehingga saya sebagai warga negara Indonesia tentunya harus taat hukum,” ujar Sara di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).
Lebih lanjut, Sara mengungkapkan bahwa keputusan MKD tersebut juga didasarkan pada petisi yang ditandatangani oleh ribuan konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta III. Petisi tersebut menunjukkan harapan dan kepercayaan masyarakat terhadap dirinya untuk tetap menjadi wakil mereka di parlemen.
Menghormati Kepercayaan Pemilih
Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat, khususnya konstituennya yang telah menandatangani petisi tersebut. Ia merasa bersyukur atas kepercayaan yang diberikan.
“Dalam hal ini saya menghormati dan bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat, terutama konstituen saya di dapil, terutama mereka 10.000 lebih yang telah menandatangani petisi yang menaruh harapan dan juga kepercayaan kepada diri saya untuk tetap mewakili suara mereka di sini,” kata Sara.
Tanggung Jawab Terhadap Konstituen
Sara menekankan bahwa tanggung jawabnya terhadap suara pemilih di Dapil Jakarta III, yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kabupaten Kepulauan Seribu, harus dijaga dengan baik. Ia bertekad untuk berupaya membuat para pemilihnya merasa bangga atas kinerjanya.
“Ya saya rasa terlepas dari dinamika yang terjadi di bulan Agustus dan September, saya punya tanggung jawab bagi mereka. Sehingga kalau misalkan kecuali kalau misalkan nanti dari pihak kembali lagi konstituen meminta untuk saya berhenti,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Ya tentunya saya harus minimal mencoba lah untuk bisa membuat mereka bangga dan melakukan tugas saya dengan baik.”






