Berita

PSI Siap Berjuang Mati-matian Ikuti Arahan Presiden Jokowi

Advertisement

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merespons pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan kesiapannya berjuang mati-matian untuk partai tersebut. PSI menganggap arahan Presiden Jokowi sebagai amanat moral dan politik bagi seluruh kadernya.

Respons Serius dari PSI

Juru bicara PSI, Ariyo Bimo, menyatakan bahwa partainya menanggapi serius pernyataan Presiden Jokowi. “PSI merespons pernyataan Pak Jokowi itu dengan sangat serius dan penuh rasa tanggung jawab. Apa yang disampaikan beliau kami anggap sebagai amanat moral dan politik kepada seluruh kader PSI,” ujar Ariyo kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).

Ariyo menambahkan bahwa Ketua Umum dan seluruh kader PSI telah bertekad untuk berjuang total membesarkan partai. Ia mengutip pernyataan Ketua Umum PSI yang memohon doa agar diberi kesehatan untuk bekerja lebih keras lagi. “Seluruh kader, termasuk Ketua Umum, siap berjuang total. Bahkan dalam penutupan Rakernas, Ketua Umum secara terbuka memohon doa agar diberi kesehatan karena bertekad bekerja lebih keras lagi untuk membesarkan PSI. Ini menunjukkan bahwa kesiapan kader PSI bukan sekadar retorika, tetapi sudah menjadi tekad bersama,” jelasnya.

Dorongan Moral dan Militansi

Lebih lanjut, Ariyo menyampaikan bahwa pernyataan Presiden Jokowi menjadi dorongan moral dan militansi bagi para kader PSI. “Pidato Pak Jokowi di Rakernas benar-benar membakar semangat. Sosok yang paling disayang dan dirindukan kader PSI menyampaikan akan mati-matian dan habis-habisan untuk PSI. Itu memberi dorongan moral dan militansi yang sangat besar bagi kader di semua tingkatan untuk segera menjalankan hasil-hasil rakernas dan memperkuat kerja di lapangan,” tuturnya.

Menegaskan kesiapan partainya, Ariyo menyatakan, “Jadi, jawabannya jelas: PSI dan seluruh kadernya siap berjuang mati-matian, dengan kerja nyata, disiplin organisasi, dan keberpihakan pada rakyat.”

Advertisement

Arahan Presiden Jokowi di Rakernas PSI

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan kesiapannya untuk berjuang mati-matian bagi PSI saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (31/1/2026). Presiden Jokowi menyatakan kesanggupannya untuk hadir jika diperlukan, bahkan hingga ke tingkat kecamatan.

“Kalau diperlukan saya harus datang, saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, semua provinsi. Saya masih sanggup datang ke kabupaten/kota, kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup,” tegas Jokowi.

Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya jajaran pengurus yang militan bagi PSI dan menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras dan mati-matian. “Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI. Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” ucap Jokowi dengan suara lantang.

Advertisement