Berita

Pria Sidoarjo Dianiaya di Jombang Akibat Masalah Utang Piutang, Bukan Penculikan

Advertisement

SIDOARJO – Pria asal Sidoarjo yang sempat viral karena diselamatkan warga dari sebuah mobil putih di Pasar Tapen, Jombang, dipastikan bukan korban penculikan. Pria tersebut diketahui dianiaya oleh sejumlah orang diduga kuat karena masalah utang piutang.

Korban diketahui bernama Daniriansyah, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepuh, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Setelah berhasil diselamatkan oleh warga dari mobil putih di Pasar Tapen, korban segera diantar ke Polsek Kudu untuk membuat laporan. Ia kemudian dibawa ke Puskesmas Kudu untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian penganiayaan tersebut, ia sempat dijemput oleh 33 orang dari rumah kosnya di wilayah Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Penjemputan dilakukan menggunakan mobil warna putih. Dalam perjalanan itulah, korban mengalami penganiayaan hingga akhirnya aksinya terdengar oleh warga di Pasar Tapen dan berhasil diselamatkan.

Karena lokasi kejadian awal berada di wilayah hukum Polsek Tarik, petugas Polsek Kudu kemudian mengantar Daniriansyah bersama keluarganya untuk membuat laporan di Polsek Tarik. Laporan tersebut telah diterima oleh Unit Reskrim Polsek Tarik.

Kapolsek Tarik, AKP Heri Setyawan, menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi bukanlah penculikan. Ia menjelaskan, korban memang sempat dijemput oleh sejumlah orang, namun tujuannya bukan untuk diculik, melainkan untuk dianiaya.

Advertisement

“Setelah pendalaman, lokasi kejadian berada di Desa Kramattemenggung, wilayah hukum Polsek Tarik,” jelas Heri.

Dari hasil penyelidikan sementara, motif penganiayaan tersebut dipicu oleh persoalan utang-piutang. Istri korban disebut memiliki utang kepada terduga pelaku yang belum dibayarkan dalam jangka waktu lama.

“Karena utang belum dibayar, terduga pelaku mencari korban ke rumah kosnya di Tarik, lalu menjemput dan melakukan penganiayaan,” kata Heri.

Advertisement