Berita

Prananda Prabowo Serahkan Buku ‘Api Islam’ Bung Karno Edisi Arab ke Putra Mahkota UEA

Advertisement

Ketua DPP PDIP, M Prananda Prabowo, menyerahkan buku Api Islam edisi bahasa Arab kepada Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Pangeran Khaled menyatakan kekagumannya terhadap pemikiran Presiden pertama Indonesia, Sukarno, dan menyatakan kesiapannya untuk mendalami gagasan-gagasan Bung Karno melalui buku tersebut.

Pertemuan Megawati dan Pangeran Khaled

Momen penyerahan buku tersebut terjadi saat Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, bertemu dengan Pangeran Khaled di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, pada Rabu (4/2/2026). Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah istri Prananda, Nancy Prananda, Dubes RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, serta Kepala Badan Riset & Analisis Kebijakan Strategis PDIP, Andi Widjajanto.

Dalam pertemuan itu, Megawati Soekarnoputri menjelaskan peran dan pemikiran Bung Karno dalam membangun fondasi bangsa Indonesia. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang diajarkan oleh ayahnya menjadi pegangan hidupnya hingga kini.

“Bung Karno, Bapak Proklamator Bangsa Indonesia, telah mengajarkan saya pentingnya keteguhan, keyakinan, kesabaran, dan keberanian. Ini yang melandasi saya dalam berjuang menjaga dan membangun Indonesia,” ujar Megawati berdasarkan keterangan dari PDIP.

Kekaguman Pangeran Khaled dan Hadiah Buku

Mendengar penjelasan Megawati, Pangeran Khaled menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Bung Karno. Menurut Putra Mahkota UEA, pengalaman hidup Bung Karno sarat dengan kebijaksanaan yang relevan bagi kepemimpinan masa kini.

“Bung Karno merupakan sosok luar biasa. Ini pelajaran hidup dan kebijaksanaan dalam kepemimpinan yang luar biasa bagi kami. Apakah ada buku Bung Karno yang bisa saya baca?” tanya Pangeran Khaled.

Advertisement

Menanggapi pertanyaan tersebut, Prananda Prabowo kemudian menyerahkan sebuah cendera mata berupa buku Api Islam karya Bung Karno yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Buku tersebut menampilkan sampul berwarna merah dan putih dengan foto Bung Karno serta tulisan bahasa Arab di bagian tengahnya.

Pangeran Khaled kemudian meminta Prananda Prabowo duduk berdampingan dengannya untuk menjelaskan isi buku tersebut. Prananda menjelaskan esensi pemikiran Bung Karno dalam buku itu, yaitu semangat progresif dalam beragama.

“Api Islam Bung Karno pada hakikatnya ingin menegaskan Islam adalah agama yang hidup, bergerak, dinamis, dan berkemajuan. Islam harus digali apinya, bukan abunya,” kata Prananda saat mengenalkan buku tersebut.

Pangeran Khaled menyambut hangat hadiah tersebut dan mengapresiasi Prananda yang telah memperkenalkan pemikiran intelektual Bung Karno ke dunia Arab. “Terima kasih atas hadiah buku yang sangat berharga ini. Saya akan baca untuk menyelami pemikiran Bung Karno,” ucap Pangeran Khaled.

Advertisement