Berita

Pramugari Florencia Lolita Wibisono Teridentifikasi Sebagai Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Pangkep

Advertisement

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi jenazah pramugari yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Jenazah perempuan tersebut dipastikan bernama Florencia Lolita Wibisono.

Identifikasi Berdasarkan Data Medis dan Properti

“Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004, teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono,” ungkap Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris, Rabu (21/1/2026).

Proses identifikasi yang dilakukan oleh tim DVI gabungan dari Biddokkes Polda Sulsel, Pusdokkes Polri, Pusident Polri, dan Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Unhas ini berhasil berkat pemeriksaan sidik jari, data gigi, properti, serta ciri medis korban.

Florencia Lolita Wibisono diketahui berusia 33 tahun dan berdomisili di Jakarta Timur.

Advertisement

Korban Kedua yang Ditemukan dari Jurang

Jenazah Florencia merupakan korban kedua dari pesawat ATR 42-500 yang ditemukan. Pesawat tersebut mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Pangkep. Jenazahnya ditemukan dari jurang sedalam 500 meter di puncak gunung tersebut pada Senin (19/1).

Setelah berhasil diidentifikasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar pada Selasa (20/1) malam.

Sementara itu, tim SAR juga telah berhasil mengevakuasi jenazah seorang pria yang identitasnya belum diketahui. Jenazah pria tersebut ditemukan di jurang sedalam 200 meter dari puncak Gunung Bulusaraung pada Minggu (18/1) dan dibawa ke RS Bhayangkara Makassar pada Rabu (21/1) pagi.

Advertisement