Berita

Pramono Anung Targetkan 10.000 Bus Listrik Transjakarta Beroperasi Penuh pada 2029

Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menetapkan target ambisius untuk armada transportasi publik ibu kota. Ia menargetkan sebanyak 10.000 unit bus listrik akan beroperasi melayani Transjakarta pada tahun 2029.

Upaya Transportasi Ramah Lingkungan dan Peningkatan Layanan

Pramono menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan sistem transportasi publik yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh masyarakat pengguna transportasi umum.

“Target saya di tahun 2029, 10 ribu bus Jakarta itu sudah bus electrik,” ujar Pramono saat ditemui di Ancol, Jakarta Utara, pada Kamis (5/2/2026).

Respons Lonjakan Penumpang dan Keluhan Masyarakat

Peningkatan jumlah armada bus, khususnya bus listrik, dinilai Pramono sebagai sebuah keniscayaan seiring dengan terus bertambahnya jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta. Ia mengakui bahwa saat ini keluhan masyarakat terkait lamanya waktu tunggu bus Transjakarta masih sering terdengar.

Advertisement

Menurut Gubernur, terdapat dua faktor utama yang berkontribusi terhadap lamanya waktu tunggu tersebut. Faktor pertama adalah kondisi musim hujan yang kerap mengganggu kelancaran operasional bus. Faktor kedua adalah lonjakan jumlah penumpang yang sangat signifikan, terutama dipicu oleh kebijakan tarif gratis yang diperuntukkan bagi 15 golongan masyarakat.

“Sekarang orang naik transportasi umum di Jakarta meningkat dengan pesat. Itu yang menyebabkan kemudian orang menunggu lebih lama,” jelasnya.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa penambahan armada bus akan terus digalakkan. Tujuannya adalah untuk menekan waktu tunggu penumpang dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik.

Advertisement