Sepakbola

Manchester City Akhiri Kutukan 89 Tahun, Raih Kemenangan Dramatis 2-1 atas Liverpool di Anfield

Advertisement

Manchester City akhirnya berhasil mematahkan rekor 89 tahun dengan meraih kemenangan kandang-tandang melawan Liverpool di liga. Pencapaian langka ini terakhir kali terjadi pada musim 1936/1937, sebelum Inggris terlibat dalam Perang Dunia II.

Sejarah Terukir di Anfield

Kemenangan bersejarah ini diraih dalam laga pekan ke-24 Premier League pada Minggu (8/2/2026) malam WIB. Bertandang ke markas Liverpool, Anfield, Manchester City yang diasuh Pep Guardiola menang dramatis dengan skor 2-1. Sebelumnya pada musim yang sama, City juga telah mengalahkan Liverpool di kandang sendiri, Etihad Stadium, dengan skor 3-0 pada 9 November 2025.

Catatan statistik ini bukan sekadar angka. Kali terakhir Manchester City mampu meraih dua kemenangan atas Liverpool dalam satu musim kompetisi di kasta tertinggi Liga Inggris adalah pada musim 1936/1937. Ini berarti, City harus menunggu selama 89 tahun untuk mengulang prestasi tersebut.

Perayaan gol pemain Manchester City di Anfield. Foto: REUTERS/Phil Noble

Advertisement

Drama Injury Time dan Keputusan VAR

Pertandingan antara Liverpool dan Manchester City berlangsung sengit dan penuh drama. Liverpool sempat unggul lebih dulu melalui tendangan bebas indah Dominik Szoboszlai pada menit ke-33. Namun, Manchester City menunjukkan mental juara mereka.

Pada menit ke-70, Rodri berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat. Puncak drama terjadi pada menit ke-90+3 ketika pelanggaran di kotak penalti berujung pada hadiah penalti untuk City. Erling Haaland yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan kiper Liverpool, Alisson Becker, dengan tenang.

Ketegangan belum berakhir. Gol jarak jauh yang dicetak City di menit akhir sempat membuat publik Anfield terdiam, namun dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) karena dianggap ada pelanggaran dalam proses pembangunan serangan. Emosi memuncak di masa injury time, bahkan Dominik Szoboszlai harus menerima kartu merah setelah melakukan protes keras terhadap wasit. Skor akhir 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan tiga poin krusial bagi Manchester City sekaligus mengakhiri “kutukan” 89 tahun atas Liverpool.

Advertisement