Berita

Pramono Anung Ingatkan Warga Rawa Buaya Tak Buang Sampah Sembarangan untuk Cegah Banjir Susulan

Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung warga yang terdampak banjir dan kini mengungsi di Masjid Jami’ Baitul Rahman, Rawa Buaya, Jakarta Barat. Dalam kunjungannya pada Sabtu (24/1/2026) ini, Pramono Anung mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan guna mencegah banjir kembali terjadi.

Imbauan untuk Jaga Kebersihan Lingkungan

“Dalam kesempatan ini saya juga menghimbau masyarakat untuk juga membantu kerja tertib agar tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Pramono Anung saat meninjau lokasi pengungsian di Rawa Buaya.

Pramono Anung menjelaskan bahwa meskipun penyumbatan sampah di sungai dan saluran air telah berkurang secara signifikan, curah hujan yang sangat tinggi menjadi faktor utama terjadinya banjir di sejumlah wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Barat. Ia merinci, “Curah hujan sangat tinggi. Pada tanggal 12, 18, dan 22 Januari, rata-rata curah hujan mencapai 200 mm per hari. Bahkan pada 18 Januari, ada titik yang mencapai 260 mm.”

Upaya Penanganan Banjir oleh Pemprov DKI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menangani banjir melalui berbagai langkah strategis. Di antaranya adalah pembersihan saluran air, penambahan pompa air, hingga pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Di Rawa Buaya, Pemprov DKI telah menambah jumlah pompa air menjadi tujuh unit untuk mempercepat surutnya genangan. Selain itu, OMC juga diperpanjang hingga 27 Januari 2026 dengan tujuan menekan curah hujan di wilayah Jakarta.

Advertisement

Kondisi Pengungsi Terjamin

Dalam peninjauan tersebut, Pramono Anung juga memastikan kondisi para pengungsi dalam keadaan baik. Tercatat sebanyak 45 kepala keluarga atau 177 jiwa mengungsi di lokasi tersebut.

“Kebutuhan dasar seperti logistik, selimut, matras, hingga layanan kesehatan sudah terpenuhi. Rata-rata pengungsi juga dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta bersama Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta turut menyalurkan bantuan berupa bahan pangan, perlengkapan keluarga, hingga bantuan kesehatan bagi para pengungsi.

Pramono Anung berharap dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, banjir dapat segera surut dan warga bisa kembali ke rumah masing-masing. Ia juga menegaskan bahwa penanganan jangka menengah dan panjang akan difokuskan pada normalisasi sungai agar banjir tidak terus berulang.

Advertisement