Berita

Prabowo Subianto Jadi Pembicara Kunci di Forum Ekonomi Dunia Davos, Donald Trump Juga Hadir

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Davos, Swiss, setelah lawatannya ke London. Di forum bergengsi World Economic Forum (WEF), Prabowo akan didapuk sebagai salah satu pembicara kunci.

Potensi Kerja Sama Strategis

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengonfirmasi rencana tersebut. “Beliau akan melanjutkan perjalanan ke Davos untuk menghadiri forum World Economic Forum. Dijadwalkan beliau juga akan menjadi salah satu pembicara,” ujar Pramono kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Menurut Pramono, kehadiran Prabowo di forum ekonomi dunia itu sangat strategis. Ia menilai forum tersebut dapat membuka peluang kerja sama baru dengan berbagai negara yang hadir. “Tentu di forum ekonomi dunia ini, ini adalah bagian dari kita membuka potensi-potensi kerja sama dengan seluruh negara-negara sahabat. Saya kira itu dua agenda di dua negara,” imbuhnya.

Forum Ekonomi Dunia: Pertemuan Pemimpin Global

World Economic Forum adalah pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar setiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ini menjadi ajang dialog bagi para ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, dan pemimpin dunia untuk membahas tantangan ekonomi terkini serta proyeksi masa depan.

Penyelenggara WEF, organisasi nirlaba dan think tank yang berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss, mengundang sejumlah pemimpin negara lain untuk menyampaikan pidato khusus. Di antaranya adalah Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Advertisement

Donald Trump Akan Pimpin Delegasi Terbesar AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan akan hadir dalam forum tersebut. Trump rencananya akan memimpin delegasi AS terbesar sepanjang sejarah di Davos, yang terdiri dari lima menteri kabinet dan pejabat senior lainnya. Delegasi ini mencakup Menteri Luar Negeri Marco Rubio, utusan khusus Steve Witkoff, dan menantu Trump, Jared Kushner.

Kehadiran delegasi AS yang masif ini diharapkan membuka diskusi tingkat tinggi mengenai isu-isu krusial seperti Ukraina, Venezuela, Gaza, dan Iran. Laporan saksi mata menyebutkan adanya tindakan keras terhadap protes anti-pemerintah di beberapa wilayah.

Trump diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan sekutu G7 Kyiv, termasuk pemimpin dari Jerman, Italia, Prancis, Inggris, Kanada, serta Presiden Komisi Eropa. Pertemuan ini bertujuan untuk mencari dukungan AS terkait jaminan keamanan bagi Ukraina, terutama pasca kemungkinan kesepakatan damai dengan Rusia, demikian dilaporkan Financial Times.

Sebagai pelengkap kehadiran AS, akan didirikan “USA House” untuk pertama kalinya di sebuah gereja kecil di jalan utama kota. Di tempat ini, pejabat AS akan mengadakan acara dan berjejaring dengan para investor.

Advertisement