Berita

Prabowo Puji Kualitas SPPG Polri: Kagum dengan Menu Bergizi Gratis dan Teknologi Lokal

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, menyoroti kualitas dan manfaatnya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/2/2026). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah di sektor keuangan, duta besar negara sahabat, ekonom, dan akademisi.

Kagum dengan Kualitas dan Jangkauan SPPG Polri

Prabowo mengungkapkan kekagumannya setelah meresmikan SPPG Polri. “Tadi pagi saya habis resmikan SPPG polisi. Nanti begitu selesai jumlahnya akan lebih dari 1.100 (SPPG). Saya lihat dan saya kagum dengan kualitasnya,” ujar Prabowo. Ia meyakini bahwa pembangunan SPPG akan terus meluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan penggunaan alat canggih produksi dalam negeri dalam operasional SPPG. “Saya percaya, saya dapat laporan dari Kepala BGN di daerah-daerah lain juga seperti itu. Alat-alat yang kita prediksi dari dalam negeri sudah cukup canggih untuk menjamin kebersihan air, menjamin kebersihan food tray,” jelasnya.

Advertisement

Target 30 Ribu SPPG dan Dampak Ekonomi

Saat ini, tercatat lebih dari 23 ribu dapur Menu Bergizi Gratis (MBG) telah beroperasi. Prabowo juga menyoroti pentingnya pengaturan limbah dari dapur MBG. “Selanjutnya juga mengatur limbah dari MBG ini. Hari ini sudah mencapai 23 ribu lebih dapur,” katanya.

Presiden menargetkan pembangunan 30 ribu SPPG di seluruh Indonesia. Program ini diproyeksikan akan menciptakan lapangan kerja yang signifikan, dengan target penerima manfaat mencapai lebih dari 82 juta orang. “Pada puncaknya ini akan mencapai 82 juta lebih penerima manfaat. Pada ujungnya akan lebih dari 30 ribu dapur. Tiap dapur memperkerjakan 50 orang. Dari MBG saja sekarang sudah 1 juta orang bekerja,” pungkas Prabowo.

Advertisement