Berita

Prabowo Pimpin Rapat Virtual Penertiban Hutan dari London, Bahas Konservasi Gajah dan Kerja Sama Maritim

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto tetap memimpin rapat terbatas dengan jajarannya dari London, Inggris, pada Senin (19/1/2026). Rapat yang membahas penertiban kawasan hutan (PKH) ini digelar secara virtual. Momen tersebut dibagikan melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Rapat Virtual dengan Kabinet

Dalam rapat virtual tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang turut mendampinginya dalam kunjungan kerja di London. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam rapat, termasuk Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh.

Akun Instagram Sekretariat Kabinet menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas perkembangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo sejak Januari 2025. Pembentukan satgas ini dilakukan dua bulan setelah beliau dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.

Agenda Kunjungan Kerja di London

Presiden Prabowo diketahui berada di London untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Keir Starmer dan Raja Charles III. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa beberapa agenda pokok dalam lawatan ini meliputi penandatanganan Maritime Partnership, sebuah kerja sama di bidang kelautan yang berfokus pada pembangunan kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia.

“Beberapa agenda yang menjadi pokok pembahasan Bapak Presiden dalam lawatan kali ini adalah yang pertama, berkenaan dengan beliau akan menandatangani Maritime Partnership di kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita,” ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Advertisement

Konservasi Gajah dan Kerja Sama Pendidikan

Selain kerja sama maritim, pertemuan di London juga membahas agenda konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh. Prasetyo Hadi mengingatkan bahwa sekitar delapan bulan lalu, Presiden Prabowo secara pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah. Konsesi tersebut akan dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah, sebagai bagian dari kerja sama dengan Raja Charles.

“Kemudian yang kedua, juga ada agenda pembicaraan mengenai rencana konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh. Sebagaimana Saudara-saudara ketahui, kurang lebih tahun lalu, sekitar 8 bulan yang lalu, Bapak Presiden telah sebagai pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah. Yakni itu atas kerja sama dengan Raja Charles,” jelas Prasetyo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah universitas terkemuka di Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama ini bertujuan untuk membuka peluang pendirian kampus-kampus baru di Indonesia, guna mengejar ketertinggalan di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, dan kedokteran.

“Dalam rangka sebagaimana yang di dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan, untuk mengejar ketertinggalan kita di beberapa bidang; di antaranya tentu bidang teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk bidang kedokteran. Nah, itu beberapa agenda beliau yang akan mungkin dalam waktu kurang lebih 2 hari selama beliau berada di Inggris,” pungkas Prasetyo.

Advertisement