Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan Satyalancana Wira Karya kepada lima Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung capaian swasembada pangan nasional pada tahun 2025. Kelima kapolda yang menerima penghargaan tersebut adalah Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pipit Rismanto, dan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rosyanto Yudha Hermawan.
Penghargaan Diberikan di Tengah Panen Raya
Pemberian penghargaan dilaksanakan di sela-sela acara panen raya yang digelar oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di Kecamatan Cilebar, Karawang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Acara yang berlangsung pada Rabu (7/1/2026) ini dihadiri oleh ribuan petani dan berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian dari seluruh penjuru Indonesia.
Selain kelima kapolda, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada tiga pejabat utama Mabes Polri. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menerima Bintang Jasa Nararya, sementara Kabareskrim Komjen Syahardiantono dan Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Anwar dianugerahi Satyalancana Wira Karya. Penghargaan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya.
Polri Diharapkan Terus Kawal Ketahanan Pangan
Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan swasembada pangan adalah hasil kerja kolektif lintas sektor. Ia menyatakan, “Penghargaan ini dimaknai sebagai amanah bagi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung, agar program yang dicanangkan Presiden berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.” Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.
Capaian Satgas Ketahanan Pangan Polri 2025
Sepanjang tahun 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat sejumlah capaian strategis. Peningkatan produksi jagung nasional tercatat sekitar 9 persen, atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton. Akselerasi tertinggi terjadi pada kuartal IV, didukung oleh optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare dengan hasil produksi sekitar 3.479.432 ton. Penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 101.713 ton, atau 63,8 persen dari target, juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan mencegah spekulasi pasar.
Komitmen Kapolri Dukung Ketahanan Pangan
Dalam rilis akhir tahun 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Polri senantiasa terus mendukung program dan kebijakan strategis pemerintah. Dan saya kira dukungan ini kita lakukan, karena apapun implikasinya bahwa terkait suksesnya program pemerintah tersebut tentunya berdampak terhadap stabilitas kamtibmas,” jelas Jenderal Sigit saat rilis akhir tahun di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/12/2025).
Jenderal Sigit menambahkan, “Polri tentunya akan terus berperan aktif dalam memberikan dukungan, baik melalui penanaman dan pengelolaan jagung, sampai dengan peningkatan penyerapan jagung oleh Bulog.” Dukungan ini juga mencakup pengelolaan jagung hingga dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).






