Berita

Prabowo: 58 Juta Penerima Manfaat Makan Bergizi Gratis, Negara Mana yang Bisa Tiru?

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto membeberkan capaian program makan bergizi gratis (MBG) yang kini telah menyasar 58 juta penerima manfaat setiap hari. Ia mengklaim pemerintah telah mendistribusikan 3 miliar porsi makanan kepada anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Capaian MBG dan Klaim Prestasi

“MBG hari ini kalau tidak salah sudah mencapai 58 juta penerima manfaat, 58 juta anak-anak, ibu hamil, dan lansia menerima makan. Tiap hari, tiap hari sekolah. Kalau ibu-ibu hamil 7 hari diberi,” kata Prabowo saat meresmikan 166 sekolah rakyat serempak di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Prabowo menekankan skala program ini sebagai sebuah prestasi yang sulit ditandingi oleh negara lain. “58 juta dalam 1 tahun, negara mana yang bisa berbuat itu? Negara mana? Total yang sudah kita beri makan itu 3 miliar porsi sudah kita cetak,” ujarnya.

Ia optimistis target 82 juta penerima manfaat MBG akan tercapai pada akhir tahun 2026. “Ini prestasi, dan insyaallah paling lambat akhir tahun ini kita akan sampai sasaran kita 82 juta lebih penerima manfaat, kalau Januari saja sudah 58 juta, saya percaya kita akan capai Desember,” ucapnya.

Advertisement

Target Koperasi Desa Merah Putih

Lebih lanjut, Prabowo juga memaparkan progres program Koperasi Desa Merah Putih. Ia menargetkan 25 ribu koperasi akan beroperasi penuh pada Maret-April mendatang.

“Koperasi Merah Putih dari rencana kita dari 81 ribu, kita yakin bulan Maret-April akan berfungsi 25 ribu koperasi. Berarti akhir Desember akan mencapai minimal 60 ribu Koperasi Merah Putih pada Desember 2026. Artinya ekonomi kita akan bangkit di semua bidang,” jelasnya.

Meskipun Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut target tersebut bisa dicapai lebih cepat, Prabowo mengingatkan agar tidak terburu-buru dan tetap mengutamakan ketelitian. “Walaupun Kepala BGN mengatakan ‘Tidak Pak, kami akan lebih cepat dari Desember’. Oke jangan dipaksa, teliti,” tuturnya.

Advertisement