Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta telah menyelesaikan Musyawarah Wilayah (Muswil) dengan membentuk tim formatur. Pembentukan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat konsolidasi organisasi menjelang tahapan pemilihan umum.
Muswil Sesuai AD/ART PPP
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, menegaskan bahwa Muswil merupakan kewajiban struktural partai yang harus dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP. Ia menjelaskan bahwa Muswil provinsi harus digelar paling lambat tiga bulan setelah Muktamar, sementara Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota wajib dilaksanakan tiga bulan setelah Muswil provinsi.
“Ini adalah proses revitalisasi dan reorganisasi yang memang sudah diatur di dalam AD/ART PPP. Kami patuh dan tunduk pada aturan organisasi yang telah disepakati,” ujar Saiful Rahmat Dasuki dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026), usai Muswil PPP DKI Jakarta yang berlangsung pada Selasa (6/1/2026).
Proses Pemilihan dan Target Formatur
Muswil PPP DKI Jakarta berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan. Proses pemilihan tim formatur berjalan secara mufakat tanpa adanya pencalonan. Tim formatur diberikan waktu 20 hari untuk menyusun dan melengkapi kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta periode selanjutnya.
Saiful optimistis bahwa soliditas yang terbangun sejak Muswil akan memungkinkan penyelesaian amanat tersebut lebih cepat. “Dengan Muswil yang guyub dan kondusif ini, kami optimistis formatur bisa bekerja efektif dan cepat,” tuturnya.
Penguatan Struktur dan Konsolidasi
Dalam menyusun kepengurusan, DPW PPP DKI Jakarta akan mengacu pada Peraturan Organisasi (PO) PPP. Partai berlambang Ka’bah ini juga membuka ruang bagi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen untuk bergabung memperkuat barisan PPP. Saiful menambahkan pihaknya akan berkomunikasi dengan empat unsur fusi pendiri PPP untuk meminta arahan dan sumbang saran, serta mendorong kader potensial untuk kembali aktif di struktur DPW.
“Target konsolidasi ini harus selesai maksimal dua bulan ke depan. Karena setelah Muswil ada Muscab, lalu Musyawarah Anak Cabang. Inilah struktur bawah yang akan menjadi ujung tombak dalam proses verifikasi faktual,” jelas Saiful.
Ia menekankan pentingnya kesiapan PPP DKI Jakarta dalam menghadapi agenda politik ke depan. “Kami ingin memastikan PPP DKI Jakarta benar-benar siap, solid, dan terorganisasi dengan baik untuk menghadapi agenda politik ke depan,” pungkas Saiful Rahmat Dasuki.
Informasi Tambahan
Muswil X DPW PPP DKI Jakarta dibuka langsung oleh Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan A Uskara. Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, yang sebelumnya dijadwalkan hadir, berhalangan karena mengikuti Retret Jajaran Kabinet Merah Putih bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.






