JAKARTA – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Metro Jakarta Selatan kembali menindak pengendara yang nekat melaju melawan arah di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Petugas memberikan sanksi teguran tertulis sebagai upaya preventif dan edukatif.
PS Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, menyampaikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, tidak melawan arus, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar Kompol Mujiyanto, Selasa (20/1/2026).
Penindakan dilakukan pagi tadi, Rabu (21/1/2026), pukul 09.00 WIB, di lampu merah (traffic light/TL) Adhiyaksa, Jalan Lebak Bulus Raya Nomor 33, Jakarta Selatan. Sejumlah personel dikerahkan untuk menyasar pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus di area tersebut. Aksi melawan arus dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Selain memberikan imbauan secara humanis, petugas juga memberikan teguran tertulis kepada para pelanggar. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Sat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
Pengendara Lawan Arah Minta Maaf
Dalam perkembangan terpisah, seorang pengendara motor yang sempat viral karena marah-marah saat ditegur polisi karena melawan arah di Lebak Bulus, akhirnya muncul ke publik. Ia menyampaikan permintaan maaf atas ulahnya.
“Saya adalah pelaku yang melakukan lawan arah di Lebak Bulus kemarin. Di video ini saya mau meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian Polda Metro Jaya, yang kemarin ada di IG (Instagram) TMC Polda, atas perilaku saya melawan arah,” kata pria tersebut melalui video yang diunggah di akun media sosialnya.
Ia mengakui kesalahannya yang membahayakan dan berujung pada kemarahannya saat ditegur petugas. Ia berharap masyarakat tidak mencontoh aksinya tersebut. Dalam video lain, ia juga meminta maaf kepada institusi Polri karena sempat memarahi petugas yang sedang bertugas.
“Saya mengakui saya salah. Mohon untuk setiap orang yang menonton video saya, jangan ditiru. Tidak patut untuk ditiru, apalagi sampai marah-marah, dan setidaknya kita harus mematuhi peraturan-peraturan yang ada, agar kita semua selamat di jalanan,” tegasnya.






