Berita

Polda Metro Jaya Gagalkan Transaksi Narkoba di Matraman, Dua Pemuda Diamankan

Advertisement

Tim gabungan dari Satuan Brimob dan Samapta Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan transaksi narkoba di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Dua orang pemuda berinisial R dan E diamankan polisi beserta barang bukti berupa satu klip narkoba jenis tembakau sintetis.

Operasi Pekat Jaya 2026

Penangkapan ini terjadi saat personel gabungan melaksanakan patroli skala besar dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (28/1) hingga Kamis (29/1) dini hari tersebut merupakan upaya preventif Polda Metro Jaya untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari.

Melalui patroli intensif di titik-titik rawan, Polri berupaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Personel Brimob dan Samapta Polda Metro Jaya secara khusus menyasar lokasi-lokasi rawan di Jakarta Timur.

Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan

Dalam patroli tersebut, personel berhasil mendeteksi dugaan transaksi narkotika jenis tembakau sintetis, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sebelum meluas. Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyatakan bahwa kehadiran Brimob dalam Operasi Pekat Jaya menunjukkan kesiapsiagaan Polri dalam menjaga keamanan wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi dengan masyarakat dan instansi lain untuk mencapai hasil operasi yang maksimal.

Advertisement

Program Strategis Polda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri sebelumnya telah menegaskan bahwa Operasi Pekat Jaya adalah program strategis Polda Metro Jaya. Tujuannya adalah menciptakan situasi kondusif dengan mengedepankan pencegahan terhadap berbagai penyakit masyarakat, termasuk tawuran, aksi geng motor, premanisme, peredaran narkoba, dan kejahatan jalanan lainnya. Ia memastikan setiap langkah operasi dilaksanakan secara profesional, humanis, dan sesuai hukum yang berlaku.

Proses Hukum Lanjutan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menambahkan bahwa kedua pemuda yang diamankan telah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut. “Benar, dua orang diamankan inisial R dan E. Keduanya diserahkan ke Polres Metro Jaktim untuk diproses,” ujar Budi Hermanto.

Budi Hermanto menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan karena gerak-gerik kedua pemuda tersebut mencurigakan. Saat diperiksa, ditemukan percakapan terkait transaksi narkotika jenis tembakau sintetis. “Barang bukti yang diamankan berupa 1 klip tembakau sintetis, 1 unit ponsel dan motor,” pungkasnya.

Advertisement