Berita

Perayaan Imlek 2026: Puncak di Lapangan Banteng, Cap Go Meh Meriah di Glodok

Advertisement

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah merencanakan puncak perayaan Imlek 2026 yang akan diselenggarakan di Lapangan Banteng pada 28 Februari. Sementara itu, perayaan Cap Go Meh dijadwalkan berlangsung di kawasan Pecinan Glodok pada 3 Maret 2026.

Acara Puncak dan Cap Go Meh

Gubernur DKI Jakarta, Pramono, mengonfirmasi rencana ini kepada wartawan di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, pada Jumat (6/2/2026). “Ini mudah-mudahan sudah final, bekerja sama (dengan) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Jakarta (perayaan Imlek) diadakan di Lapangan Banteng pada tanggal 28 Februari. (Kemudian) tanggal 3 Maret ada di Glodok, Pecinan, itu untuk Cap Go Meh,” ujar Pramono.

Pramono menambahkan bahwa perayaan Imlek tahun ini akan lebih meriah dan tersebar di berbagai kawasan strategis di Jakarta. Atraksi budaya seperti barongsai, festival cahaya (light festival), dan pertunjukan lainnya akan memeriahkan sepanjang kawasan Sudirman-Thamrin.

Ikon Perayaan dan Lomba Dekorasi

Sebagai ikon perayaan Imlek tahun ini, Bundaran HI akan dihiasi dengan ornamen shio kuda berukuran besar. “Pasti colorful. Nanti ada shio kuda di Bundaran HI yang besar sekali. Lighting-nya mudah-mudahan akan membuat orang datang dan foto-foto, seperti Jakarta Light Festival saat menyambut Natal kemarin,” tutur Pramono.

Selain itu, Pemprov DKI juga menggelar lomba dekorasi lampion untuk gedung-gedung di Jakarta. Hingga kini, sebanyak 98 gedung telah berpartisipasi dalam perlombaan ini. Langkah ini merupakan komitmen Pemprov DKI dalam menciptakan ruang publik yang inklusif.

Advertisement

“Kenapa ini kami lakukan? Karena kami ingin memberikan ruang bahwa Jakarta itu aman, nyaman, colorful, dan meriah bagi siapa saja untuk menyambut hari-hari besar keagamaan,” jelas Pramono.

Rangkaian Kegiatan Pasca-Imlek

Gubernur Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI telah menyiapkan rangkaian kegiatan besar setelah perayaan Imlek. Mulai 18 Februari, Jakarta akan bersiap menyambut bulan Ramadan hingga Idulfitri dengan berbagai kegiatan yang semakin semarak.

“Ramadan periodenya lebih panjang sampai dengan Idulfitri, tentunya kegiatan yang diadakan di Jakarta akan semakin semarak,” pungkasnya.

Advertisement