Manchester City semakin tertinggal dalam perburuan gelar Liga Inggris setelah menelan kekalahan 0-2 dari Manchester United pada Sabtu (17/1/2026). Kekalahan ini membuat The Citizens kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang memuncaki klasemen.
Guardiola Akui Kelemahan Tim
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka mengakui bahwa timnya belum menunjukkan performa yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim ini. Ia menilai timnya belum siap menjadi penantang gelar.
“Jika Anda menganalisis pertandingan hari ini, yeah, kami belum siap jadi penantang gelar,” ungkap Guardiola, seperti dilansir dari BBC. “Hari-hari sebelumnya kami tampil bagus. Tapi hari ini, kami tidak main bagus.”
Performa Menurun dan Badai Cedera
Manchester City, yang sempat dijagokan menjadi penantang gelar dengan kedatangan pemain baru, kini menghadapi kenyataan pahit. Kepergian sejumlah pemain kunci, seperti Ederson dan Kevin De Bruyne, meskipun sudah ada pengganti, diakui sedikit membuat tim pincang. Ditambah lagi, badai cedera yang menghantam skuad, terutama di lini belakang dengan absennya Ruben Dias dan Gvardiol, semakin memperburuk situasi.
Guardiola enggan menjadikan insiden tekel Diogo Dalot kepada Doku yang luput dari kartu merah sebagai alasan kekalahan. Ia juga tidak menjadikan badai cedera sebagai pembenaran utama.
“Kami tidak berenergi seperti Man United. Kami harus mengaca dan mereka memang bermain lebih baik,” tegasnya menutup pernyataan.
Jadwal Padat Menanti
Selanjutnya, Manchester City akan menghadapi Wolves pada 24 Januari. Puncak tantangan akan datang di awal Februari saat mereka melakoni laga big match melawan Liverpool di Anfield pada tanggal 8.






