Berita

Pendaki Syafiq Ali Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Hilang

Advertisement

Seorang pendaki muda bernama Syafiq Ridhan Ali Razan, 18 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Gunung Slamet, Jawa Tengah, pada Jumat, 16 Januari 2026. Syafiq dilaporkan hilang sejak 28 Desember 2025, dan pencarian berlangsung selama 17 hari sebelum jenazahnya berhasil dievakuasi. Jenazah Syafiq kemudian dibawa ke Magelang untuk dimakamkan.

Proses Evakuasi Jenazah Syafiq Ali

Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Pemalang, melalui Handika, menyatakan bahwa awalnya jenazah Syafiq direncanakan dievakuasi melalui basecamp Dipajaya, Pemalang. Namun, rute evakuasi kemudian dialihkan ke basecamp Gunung Malang, Purbalingga. Perubahan jalur ini diambil karena jarak yang lebih dekat dan posisi regu penolong yang tidak terlalu jauh dari jalur Gunung Malang.

“Ya, untuk terkini yang tadinya survivor diturunkan melalui jalur Dipajaya, tapi ada perubahan dari teman-teman yang di atas itu kita alihkan ke jalur Gunung Malang,” jelas Handika.

Tim relawan gabungan yang melakukan evakuasi tiba di Gunung Malang pada pukul 14.25 WIB. Jenazah Syafiq Ali langsung dibawa ke RS Purbalingga untuk menjalani proses visum. Sejumlah warga turut menyambut kedatangan jenazah di Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga.

Kapolsek Pulosari, Iptu Bambang, mengonfirmasi bahwa jenazah akan diperiksa oleh tim dari Polres Purbalingga. “Nanti dari pos Gunung Malang diidentifikasi Polres Purbalingga. Kemudian akan dibawa ke Rumah Sakit Gutomo Purbalingga. Intinya yang menangani sesuai dengan TKP-nya nanti Purbalingga,” ujar Bambang.

Keluarga Ikhlaskan Kepergian Syafiq

Ayah Syafiq Ali, Dani Rusman, menyaksikan langsung momen evakuasi jenazah putranya. Ia mengaku telah mengikhlaskan kepergian Syafiq.

Advertisement

“Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena ini semuanya tentunya atas izin Allah dan juga kerja keras dari tim relawan, tim SAR gabungan, dan seluruh pihak, baik dari masyarakat, kedinasan, maupun swasta. Juga dukungan doa dari masyarakat Indonesia hingga mancanegara,” kata Dani saat diwawancarai.

Perkiraan Penyebab Kematian

Pemeriksaan luar di RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga oleh dr Gunawan menunjukkan kondisi jenazah Syafiq Ali sudah dikerumuni belatung. “Kami tadi melakukan pemeriksaan autopsi luar. Dari hasil pemeriksaan luar itu yang pertama jenis kelamin laki-laki. Kemudian kami lakukan pemeriksaan dari kepala sampai anggota gerak paling bawah, yang pertama kita temukan adalah jenazah ini sudah dikerumuni belatung,” kata dr Gunawan.

Dokter Gunawan menambahkan, tidak ditemukan tanda-tanda luka pada bagian kepala, leher, dada, hingga perut. Berdasarkan kondisi jenazah dan perkembangan belatung, tim medis memperkirakan Syafiq telah meninggal dunia sekitar dua pekan sebelum pemeriksaan dilakukan.

Pemakaman di Magelang

Jenazah Syafiq Ali tiba di Magelang pada Kamis malam dan langsung dimakamkan setelah disalatkan di masjid dekat rumah duka. Ambulans yang membawa peti jenazah memasuki halaman Masjid Baiturrosyidin Perum Depkes Kota Magelang sekitar pukul 20.26 WIB. Peti jenazah kemudian diangkat personel Basarnas dan relawan untuk dibawa ke masjid untuk disalatkan oleh keluarga dan para pelayat. Pj Sekda Kota Magelang Larsita turut hadir di masjid tersebut.

Advertisement