Komika Pandji Pragiwaksono telah menyelesaikan proses klarifikasi di Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan materi pertunjukan stand-up comedy berjudul ‘Mens Rea’. Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih 8 jam, Pandji dicecar sebanyak 63 pertanyaan oleh penyidik.
Pengacara Pandji, Haris Azhar, menyatakan bahwa pertanyaan yang diajukan penyidik berfokus pada penyelenggaraan pertunjukan tersebut. “Tadi dimulai kurang lebih dari jam 10.30 WIB lewat. Ada 63 pertanyaan,” ujar Haris kepada wartawan pada Jumat (6/2/2026).
Haris menambahkan, penyidik juga memperlihatkan sejumlah potongan video yang memuat pernyataan Pandji dalam pertunjukan ‘Mens Rea’. Pernyataan-pernyataan tersebut menjadi fokus pertanyaan terkait dugaan pelanggaran hukum.
Penyidik menyampaikan ada empat pasal yang disangkakan kepada Pandji, yaitu Pasal 300, Pasal 301, Pasal 242, dan Pasal 243 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru.
Menanggapi proses tersebut, Pandji Pragiwaksono menyatakan bahwa ia menjalani pemeriksaan sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Ya saya tadi menjalani prosesnya, saya coba untuk jawab pertanyaan dari polisi sebaik mungkin. Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama. Jadi prosesnya tadi jalan dengan cukup lancar, pertanyaannya terjawab, dan ya kita ikutin prosesnya saja,” jelasnya.
Pandji mengonfirmasi bahwa proses klarifikasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia juga sempat mengambil jeda singkat untuk beribadah sebelum melanjutkan pemeriksaan.
Haris Azhar menjelaskan bahwa kliennya mampu menjawab seluruh pertanyaan penyidik, termasuk mengenai latar belakang penyelenggaraan pertunjukan dan alasan pemilihan judul ‘Mens Rea’. “Jadi kita tadi juga mengklarifikasi ke polisi juga, bahwa nggak cuma Mens Rea loh, di posternya kan artinya kita bantu polisi nih alat bukti posternya yang lengkap lah kira-kira begitu. Itu soal latar belakang memilih alasan Mens Rea, judulnya temanya ‘Mens Rea’,” ungkap Haris.
Lebih lanjut, Haris memaparkan makna di balik penggunaan istilah ‘Mens Rea’ oleh Pandji dalam pertunjukannya. “Pandji sebetulnya menggunakan istilah Mens Rea untuk mengungkap kurang lebih 2 jam lebih Pandji di show-nya itu mengungkap sebetulnya barangkali ada niat jahat di dalam setiap cerita, ada benang merah. Benang merahnya adalah mungkin ada niat jahat dari orang-orang yang mengejar jabatan atau punya jabatan,” terangnya.






