PT PAM Jaya melakukan seremoni groundbreaking pembangunan Gedung Sentra Pelayanan di kawasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/1/2025). Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya PAM JAYA untuk mencapai target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta pada tahun 2029, sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 48 Tahun 2025.
Pusat Edukasi dan Layanan Terpadu
Gedung setinggi 11 lantai dengan satu area basement ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan pelanggan, tetapi juga sebagai Pusat Edukasi Air. Melalui pusat edukasi ini, masyarakat diajak untuk memahami siklus air, manfaat air minum perpipaan, pentingnya konservasi air, serta dampak pengurangan penggunaan air tanah bagi keberlanjutan lingkungan perkotaan.
“Gedung Sentra Pelayanan ini kami bangun tidak hanya sebagai pusat layanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami pentingnya air minum perpipaan dan konservasi air. Kami ingin warga Jakarta tumbuh bersama PAM JAYA dalam menjaga keberlanjutan air, seiring dengan transformasi dan digitalisasi layanan yang terus kami lakukan,” ujar Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/1/2025).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang turut hadir dalam peresmian pembangunan, memberikan dukungan penuh terhadap transformasi yang dijalankan PAM JAYA. Ia mendorong perusahaan untuk terus berkembang menjadi entitas yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“PAM JAYA saat ini berada dalam kondisi perusahaan yang sehat dan memiliki fondasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat peran edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan air yang berkelanjutan,” kata Pramono.
Konsep Arsitektur ‘Urban Water Falling’
Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA dirancang dengan luas bangunan sekitar 18.853,80 meter persegi dan ditargetkan rampung dalam waktu 590 hari. Secara arsitektural, bangunan ini mengusung konsep “Urban Water Falling”, yang terinspirasi dari aliran air terjun di alam terbuka. Konsep ini memanfaatkan cahaya alami melalui penggunaan kaca, merepresentasikan transparansi dan kejernihan layanan, serta mendukung efisiensi energi.
Pusat Edukasi Air di dalam gedung ini dirancang agar informatif dan menarik, menjadi destinasi pembelajaran bagi pelajar, komunitas, dan masyarakat umum. Keberadaan pusat edukasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan layanan air.
Selain fungsi edukasi, gedung ini juga menjadi sentral layanan terpadu yang mengintegrasikan sistem pelayanan pelanggan, call center, koordinasi antar divisi, serta fungsi pengawasan dan pengendalian kualitas layanan. Fasilitas seperti War Room dan Command Center akan memperkuat pemantauan operasional secara terpusat, didukung oleh ruang kerja terpadu, function room, dan sport center untuk lingkungan kerja yang kondusif.
Perkuat Transformasi Digital
Seiring dengan pembangunan fisik, PAM JAYA juga gencar melakukan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan. Sejak 1 Januari 2026, Call Center PAM JAYA telah beroperasi dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk respons yang lebih cepat. Selanjutnya, sistem ERP akan diluncurkan pada 15 Januari 2026, diikuti dengan peluncuran Aplikasi C2M pada Juni 2026, sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital perusahaan.
Melalui pembangunan Gedung Sentra Pelayanan yang dilengkapi Pusat Edukasi Air, PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk membangun layanan air yang andal secara teknis dan kuat dari sisi kesadaran publik. Kolaborasi antara infrastruktur, teknologi, dan edukasi diharapkan dapat menghadirkan layanan air minum perpipaan yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan warga Jakarta.






