TANGERANG – Polisi mengungkap motif di balik aksi penikaman brutal yang dilakukan pria berinisial EJ (35) terhadap wanita berinisial AS di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Pelaku nekat melakukan penyerangan karena persoalan pribadi yang membuatnya sakit hati.
Motif Sakit Hati dan Dendam Pribadi
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi penganiayaan ini diduga dipicu oleh persoalan pribadi antara pelaku dan korban. Pelaku mengaku merasa sakit hati karena korban disebut kerap mengejek dan merendahkan keluarganya.
“Pelaku mengaku sakit hati karena merasa korban kerap mengejek dan merendahkan keluarganya hingga akhirnya nekat melakukan penyerangan secara brutal,” ujar Kombes Jauhari pada Sabtu (7/2/2026).
Meskipun pelaku memiliki alasan pribadi, Kombes Jauhari menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan. Ia menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara bijak dan sesuai hukum yang berlaku.
“Apa pun alasannya, tindakan kekerasan tidak dibenarkan. Setiap persoalan seharusnya diselesaikan dengan cara yang bijak dan sesuai hukum,” tegasnya.
Kronologi Penikaman dan Penangkapan Pelaku
Peristiwa penikaman ini terjadi pada Jumat (6/2/2026) pagi. Korban, AS, sedang mengantar anaknya sekolah ketika pelaku EJ tiba-tiba menyerang dan menikamnya berkali-kali menggunakan pisau.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian perut, punggung, pipi, dan kepala. “Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan punggung, serta luka sabetan di pipi dan kepala,” ungkap Kombes Jauhari.
Polisi segera bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian melalui layanan call center 110. Tim kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti, sehingga situasi dapat segera dikendalikan.
“Begitu menerima laporan melalui layanan 110, anggota langsung bergerak ke lokasi. Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti, sehingga situasi dapat segera dikendalikan,” bebernya.
Korban Alami 9 Luka Tusuk
Dari hasil pemeriksaan medis, korban AS tercatat mengalami total 9 luka tusuk. Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif atas luka-luka yang dideritanya.






