Berita

Mobil Tabrak Lari di Jakbar Terjebak KA di Jakut, Satu Tewas dan Pengemudi Diamuk Massa

Advertisement

Sebuah insiden tragis terjadi di Jakarta pada Jumat dini hari, 2 Januari 2026, melibatkan sebuah mobil yang melakukan tabrak lari dan berakhir tertemper kereta api. Kecelakaan beruntun ini bermula di kawasan Tambora, Jakarta Barat, dan berakhir di perlintasan kereta api Mangga Dua, Jakarta Utara.

Kronologi Tabrak Lari dan Kecelakaan KA

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, peristiwa kecelakaan pertama terjadi di Tanah Sereal, Tambora. Dalam insiden tersebut, dilaporkan ada korban luka-luka hingga korban meninggal dunia (MD). Pengemudi mobil Mazda CX-5 bernomor polisi B-1794-JVH, yang kemudian diketahui berinisial JC (Jerry Christian), berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Kejadian kecelakaan pertama di Tanah Sereal, Tambora, ada yang luka, ada yang MD (meninggal dunia),” ujar AKBP Ojo Ruslani, Jumat (2/1/2026).

Dalam pelariannya, JC sempat melaju melawan arah di sekitar Gunung Sahari. Upayanya untuk menghindari kejaran berujung petaka saat mobilnya melintasi rel kereta api dan tersenggol oleh sebuah lokomotif KA.

“Lari ketakutan ke wilayah Jakut, melawan arus di sekitar Gunung Sahari, lintas rel KA dan tersenggol KA, saat itulah diamuk massa,” jelas Ojo.

Detail Insiden

Kecelakaan yang melibatkan mobil dan kereta api ini terjadi sekitar pukul 02.35 WIB di Jalan Gunung Sahari arah utara, tepatnya pada perlintasan sebidang di Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara. Mobil Mazda CX-5 B-1794-JVH yang dikemudikan Jerry Christian terlibat tabrakan dengan lokomotif KA 2510.

Advertisement

Sebelum insiden di Jakarta Utara, mobil tersebut telah menabrak sejumlah pengendara motor dan pejalan kaki di Jakarta Barat.

“Sebelumnya, kendaraan Mazda CX-5 nopol B-17940JVH yang dikendarai oleh Saudara Jerry Christian tersebut telah mengalami kecelakaan terlebih dahulu dengan 3 unit sepeda motor dan pejalan kaki di wilayah Tanah Sereal-Tambora, Jakarta Barat,” ungkap Ojo.

“Kemudian yang bersangkutan melarikan diri lalu dikejar oleh pengguna jalan yang lain sampai pada akhirnya pengemudi kendaraan tersebut melawan arus dan terserempet kereta api di wilayah Mangga Dua, Jakarta Utara,” tambahnya.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai penanganan lalu lintas dan keselamatan di perlintasan kereta api, terutama setelah adanya kejadian tabrak lari yang berujung pada kecelakaan fatal.

Advertisement