CIBINONG, BOGOR – Misteri bercecerannya uang tunai pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, akhirnya terpecahkan. Pemilik sah uang tersebut telah ditemukan dan seluruhnya telah dikembalikan pada Minggu (15/2/2026).
Peristiwa yang sempat viral di media sosial ini terjadi pada Jumat (13/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga dan pengemudi ojek online kebingungan mengumpulkan uang yang berserakan di jalanan. Sebagian uang tersebut kemudian diserahkan kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor yang kebetulan melintas.
Kronologi Penemuan Uang
Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugasnya sedang dalam perjalanan kembali ke kantor setelah melakukan kegiatan evakuasi ketika melihat kerumunan warga di dekat area BPBD.
“Diamankan sama driver ojek, kemudian bingung mau dikasih ke mana. Kebetulan teman-teman damkar lewat, mereka akhirnya percaya ke damkar,” ujar Yudi kepada wartawan, Sabtu (14/2).
Petugas Damkar kemudian membawa uang tersebut ke kantor pusat di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, untuk diamankan. Saat itu, petugas belum menghitung jumlah pasti uang yang ditemukan.
“Sampai siang ini belum ada yang datang. Cuma ada STNK sama uang, alamatnya di Nambo kalau di STNK motor,” tambah Yudi kala itu, sembari mempersilakan bagi yang merasa kehilangan untuk datang ke kantor Damkar dengan membawa bukti kepemilikan.
Uang Dikembalikan kepada Pemilik
Pada Minggu (15/2), Dinas Damkar Kabupaten Bogor berhasil menemukan pemilik uang tersebut. Kepala Dinas Damkar Bogor, Yudi Santosa, mengonfirmasi bahwa uang tersebut telah diserahkan kembali kepada pemiliknya yang bernama Miftah.
“Sudah, sudah ada, pemiliknya datang dan (uang) sudah diserahkan. Betul, hari ini diserahkan, tadi sekitar jam 10-an. Pemiliknya atas nama Miftah,” kata Yudi saat dihubungi, Minggu (15/2).
Proses pengembalian dilakukan setelah mencocokkan kepemilikan. Salah satu bukti kuat adalah kecocokan antara Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor yang ditemukan di dompet dengan motor yang dibawa oleh Miftah.
“Kita memperkuatkan itu dari namanya, fotonya, jadi di dompet itu kan ada foto sama STNK dan uang. Nah yang memperkuat kalau itu punya dia, salah satunya STNK motor. STNK itu atas nama orang tuanya, motornya baru beli akhir tahun 2025. Nah, motornya itu dibawa juga ke Damkar, kemudian dicocokkan sama STNKnya, sama,” jelas Yudi.
Selain itu, foto yang ada di dompet dan petunjuk nama juga menjadi pertimbangan validasi.
Kronologi Hilangnya Uang
Menurut Yudi, uang viral yang berceceran di Jalan Tegar Beriman tersebut merupakan milik Miftah yang jatuh saat perjalanan pulang. Miftah mengaku baru saja selesai melakukan pertemuan dengan kliennya sebelum kejadian.
“Dia itu habis pulang kerja ada kaya meeting lah sama kliennya gitu lah, tapi dia nggak sebutin apa kerjanya, di mana. Jadi hari itu dia perjalanan pulang, uangnya di dompet, nggak bawa tas, jadi dompetnya itu jatuh,” ungkap Yudi.
Yudi menambahkan bahwa pihaknya tidak mendalami lebih lanjut mengenai detail pekerjaan Miftah maupun jumlah pasti uang yang hilang.






