Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan adanya teguran dari Presiden Prabowo Subianto kepada para menteri saat kegiatan retret di Hambalang, Bogor. Menurut Prasetyo, teguran tersebut bertujuan untuk memacu semangat kerja para menterinya.
Teguran untuk Melecut Semangat
“Teguran dalam artian melecut semangat, iya,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo ingin seluruh jajaran menterinya bekerja dengan lebih cepat, terutama dalam upaya penciptaan lapangan kerja dan program padat karya.
Fokus pada Penciptaan Lapangan Kerja
Prasetyo mencontohkan program kampung nelayan dan pembuatan kapal tangkap ikan sebagai prioritas yang diminta Presiden untuk dipercepat. “Karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prasetyo memaparkan bahwa Presiden Prabowo menginginkan program-program tersebut segera direalisasikan. Selain karena bersifat padat karya, program-program ini juga dinilai mampu meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan asupan protein bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Jadi beliau memang ingin sesegera mungkin program-program tersebut karena bersifat selain padat karya juga itu akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita,” jelasnya.






