Berita

Menko AHY Pantau Pemulihan Infrastruktur Desa Lubuk Sidup Pasca Bencana

Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali meninjau Desa Lubuk Sidup, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Senin (26/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proses pemulihan infrastruktur pascabencana berjalan lancar dan kebutuhan dasar warga mulai terpenuhi.

Desa Lubuk Sidup sebelumnya sempat terisolasi total akibat bencana, dengan akses logistik terputus dan permukiman warga tertutup endapan lumpur tebal. AHY pertama kali mengunjungi desa tersebut pada 10 Desember 2025, saat kondisi wilayah masih sangat memprihatinkan.

Kondisi Awal Pascabencana

Pada kunjungan pertamanya, AHY menyaksikan langsung kondisi desa yang sulit diakses. “Pada masa awal pascabencana, sebelum alat berat dikerahkan, satu desa ini praktis terputus jalur logistiknya. Dampaknya sangat besar, termasuk endapan lumpur yang menutup akses dan permukiman warga,” ujar AHY dalam keterangan tertulis, Minggu (25/1/2026).

Kesulitan tersebut meliputi terhentinya distribusi logistik dan warga yang kesulitan memperoleh air bersih serta kebutuhan dasar lainnya. Menanggapi hal ini, AHY menginisiasi langkah koordinasi lintas sektor melalui Kemenko Infrastruktur.

Upaya Pemulihan Lintas Sektor

Koordinasi melibatkan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya adalah mempercepat penanganan darurat sekaligus pemulihan infrastruktur dasar bagi masyarakat terdampak.

Kemenko Infrastruktur juga menggalang dukungan dari sektor swasta untuk membantu percepatan proses pemulihan. Upaya gotong royong dengan dukungan Brigif, Kodim, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat setempat dilakukan untuk pembukaan akses, pembersihan lumpur, dan pemulihan infrastruktur dasar.

Perkembangan Signifikan

Dalam kunjungan terkininya, AHY menyatakan bahwa kondisi Desa Lubuk Sidup telah menunjukkan perbaikan signifikan. “Hari ini kita melihat kondisinya sudah jauh lebih baik. Akses sudah terbuka, warga kembali terhubung dengan logistik, dan kebutuhan air bersih sudah dapat dipenuhi,” kata AHY.

Advertisement

Selain memastikan akses dasar, AHY juga meninjau progres pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk pembangunan jembatan perintis sepanjang 250 meter yang menjadi penghubung vital. Pembangunan jembatan permanen direncanakan pada tahap selanjutnya.

Pembangunan Hunian Sementara

Pemerintah menyiapkan 163 unit rumah hunian sementara untuk warga terdampak. Prototipe rumah telah tersedia, lahan penataan sedang dalam proses, dan dukungan dari berbagai pihak telah terhimpun.

“Hunian sementara ini sangat penting agar warga bisa tinggal dengan lebih aman dan layak, sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan jangka menengah berjalan,” tutur AHY.

Fokus Pemulihan Menyeluruh

AHY menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah akan terus mengawal pembangunan hunian, akses jalan, jembatan, air bersih, serta fasilitas sosial dan keagamaan.

“Kita ingin memastikan masyarakat bisa bangkit, menjalani kehidupan dengan lebih baik, dan kembali produktif. Ini adalah bagian dari komitmen negara untuk hadir di saat masyarakat membutuhkan,” tutup AHY.

Dalam kunjungan kerja tersebut, AHY didampingi Bupati Aceh Tamiang beserta jajaran, serta sejumlah staf khusus dan pejabat terkait.

Advertisement