Berita

Mengenang Eyang Meri: Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Kisah Setia dan Inspirasi

Advertisement

Meriyati Roeslani Hoegeng, yang akrab disapa Meri Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, telah berpulang pada usia 100 tahun. Beliau mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa, 3 Februari 2026, setelah menjalani perawatan intensif.

Perjalanan Hidup yang Panjang dan Penuh Makna

Lahir di Yogyakarta pada 23 Juni 1925 di era Hindia Belanda, Meri adalah putri dari dr Mas Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Beliau merupakan keponakan dari Besar Martokoesoemo, seorang advokat pribumi terkemuka di Indonesia. Perjalanan hidupnya terjalin erat dengan sang suami, Hoegeng, sejak pernikahan mereka pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak: Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu.

Selama mendampingi Hoegeng dalam penugasan dinas di berbagai daerah, mulai dari Medan hingga Jakarta, Meri menunjukkan kesetiaan yang luar biasa. Setelah Hoegeng pensiun dari kepolisian, keduanya menikmati masa tua dengan menekuni hobi bersama, termasuk melukis dan bernyanyi. Mereka bahkan sempat menjadi pengisi acara di radio dan televisi, dikenal melalui acara ‘The Hawaiian Seniors’ di TVRI, di mana mereka sering berduet menyanyikan lagu-lagu bernuansa Hawaii. Pasangan harmonis ini menghabiskan masa senja mereka di Depok hingga Jenderal Hoegeng berpulang pada tahun 2004.

Karya dan Pesan untuk Polri

Tepat pada perayaan ulang tahunnya yang ke-100 pada tahun 2025, Meri Hoegeng meluncurkan buku biografinya yang bertajuk ‘Meriyati Hoegeng-100 Tahun Langkah Setia Pengabdian’. Buku ini disusun oleh cucunya, Krisnadi Ramajaya Hoegeng. Kehadiran Meri di usianya yang senja selalu menjadi inspirasi. Pada momen ulang tahunnya yang ke-100, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat bersilaturahmi ke kediamannya dan menerima hadiah buku dari beliau.

Advertisement

“Saya hanya bisa berdoa semoga semuanya keadaan sehat, selamat dalam lindungan Allah SWT,” ujar Meri kepada wartawan pada Senin, 23 Juni 2025. Ia menambahkan, “Terima kasih, terima kasih.”

Pada malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2025, Meri Hoegeng turut memberikan apresiasi mendalam terhadap gelaran tersebut. Melalui video yang ditayangkan di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu, 16 Juli 2025, beliau menyampaikan pesan penting untuk institusi Polri.

“Saya sangat berharap Polri tetap di hati dan dicintai masyarakat Indonesia. Selamat bagi para penerima awards, tolong jaga dengan baik dan benar. Doa dan kasihku selalu untuk Polri. Dan terakhir dari saya, titip Polri. Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua,” tuturnya.

Advertisement