Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyalurkan ratusan gerobak dorong dan bantuan pangan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini bertujuan mempercepat pemulihan pasca bencana, mendukung pembersihan wilayah terdampak, serta memulihkan aktivitas pemerintahan dan ekonomi masyarakat.
Aceh Tamiang Mulai Menunjukkan Perkembangan Positif
Dalam kunjungannya sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera, Tito Karnavian menyatakan bahwa Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup besar oleh bencana. Namun, ia mengapresiasi proses pemulihan yang mulai menunjukkan perkembangan positif.
“Pemerintahan sudah mulai jalan, ekonomi sudah mulai kelihatan. Warung, restoran, kemudian pasar sudah mulai buka, SPBU buka semua,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Minggu (11/1/2026).
Rincian Bantuan untuk Percepatan Pemulihan
Bantuan yang disalurkan mencakup 456 unit gerobak dorong yang akan digunakan untuk membersihkan lumpur dan material sisa bencana di area pemukiman padat serta gang sempit. Selain itu, diserahkan pula 1.300 dus mi instan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Penyerahan bantuan ini berlangsung di Lapangan Parkir Kantor Bupati Aceh Tamiang, Aceh, pada Minggu (11/1). Tito menekankan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya mencakup perbaikan fisik, tetapi juga fungsionalitas pemerintahan dan aktivitas ekonomi.
Dukungan Anggaran dan Pendampingan Keuangan
Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menyalurkan dukungan anggaran tahap awal untuk Kabupaten Aceh Tamiang. “Saya mendapat informasi bahwa anggaran untuk Aceh Tamiang gelombang pertama itu tanpa melalui administrasi (terlebih dahulu), administrasi nyusul, uangnya duluan,” katanya.
Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran, dengan prioritas pada pembayaran gaji pegawai guna memulihkan daya beli masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal. Anggaran tersebut juga dialokasikan untuk perbaikan fasilitas pemerintahan yang rusak dan kelengkapan sarana kerja, termasuk perabot kantor dan perangkat komputer.
Kementerian Dalam Negeri juga menugaskan dua pejabat keuangan daerah untuk mendampingi Pemkab Aceh Tamiang dalam administrasi dan koordinasi dengan DPRD. Tujuannya adalah mempercepat pengambilan keputusan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.
Penambahan Personel dan Perlengkapan Pendukung
Sebagai langkah lanjutan, Tito Karnavian juga mengumumkan rencana penambahan personel dari TNI dan Polri untuk mendukung kegiatan pembersihan dari rumah ke rumah. Ribuan pasang sepatu bot juga sedang dalam perjalanan sebagai perlengkapan pendukung.
“Supaya bisa bermanfaat dalam menghadapi pemulihan ini di tengah daerah yang masih becek-becek,” tandasnya.






