Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan menghadiri serangkaian agenda dalam kunjungan kerjanya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Salah satu agenda utamanya adalah menjadi pembicara pada Majelis Persaudaraan Umat Internasional ‘Female Leadership at The Heart of Human Fraternity’.
Megawati Diundang Panitia Zayed Award
Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, menjelaskan bahwa Megawati diundang oleh panitia Zayed Award untuk menghadiri berbagai kegiatan yang dimulai pada 3 Februari. Pada tanggal tersebut, Megawati akan tampil sebagai pembicara utama dalam majelis Zayed Award.
“Ibu Megawati diundang oleh panitia Zayed Award untuk menghadiri serangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Zayed Award mulai dari tanggal 3 Februari, di mana Ibu Mega akan diminta tampil sebagai pembicara utama di dalam majelis Zayed Award yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Februari tersebut,” kata Basarah dalam keterangan pers di Abu Dhabi, UEA, Minggu (1/2/2026).
Basarah menambahkan bahwa pada 4 Februari, Megawati akan menyaksikan prosesi pengumuman dan pemberian hadiah bagi para pemenang Zayed Award. Selanjutnya, pada hari yang sama, Megawati akan mengikuti diskusi roundtable yang dihadiri oleh berbagai tokoh dunia.
Pertemuan Bilateral dengan Putra Mahkota Abu Dhabi
Agenda penting lainnya dalam kunjungan Megawati adalah pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari silaturahmi keduanya pada tahun 2025.
“Ibu Mega dijadwalkan akan ketemu dengan Pangeran Khaled dalam satu pertemuan bilateral yang merupakan kelanjutan dari pertemuan beliau dengan Pangeran Khaled pada tahun 2025 yang lalu,” ujar Basarah.
Megawati melakukan kunjungan kerja ke UEA selama sepekan. Setibanya di Bandara Al Bateen pada Minggu sore, ia disambut oleh Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri UEA, Saeed bin Mubarak Al Hajeri, serta Duta Besar Indonesia untuk UEA, Judha Nugraha.
Dalam kunjungan ini, Megawati didampingi oleh putranya, M Prananda Prabowo, serta jajaran pengurus teras PDIP lainnya. Mereka adalah Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP, Andi Widjajanto, dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Agama (non-aktif), Zuhairi Misrawi.






