Bogor – Penemuan mengejutkan terjadi di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (18/1/2016). Sesosok mayat bayi perempuan yang diperkirakan berusia antara 4,5 hingga 7 bulan ditemukan mengambang di sebuah kolam empang. Pihak kepolisian segera bergerak melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini.
Penyelidikan Intensif Polisi
Kapolsek Tajurhalang, Iptu Raden Suwito, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengungkap misteri di balik penemuan jasad bayi tersebut. “Pastinya akan kita lakukan penyelidikan dulu, pemeriksaan pemeriksaan. Untuk jenazah bayi juga kita lakukan pemeriksaan di RS Polri, kemudian pemeriksaan saksi-saksi yang ada TKP, berkoordinasi dengan dinas sosial dan tokoh lingkungan di sekitar TKP,” ujar Iptu Raden Suwito pada Minggu (18/1/2016).
Pihak kepolisian masih berupaya keras untuk menggali informasi mengenai asal-usul bayi serta motif di balik penempatannya di lokasi kejadian. “Untuk identitas bayi belum kita dapatkan, sekarang kita lakukan autopsi dulu ya, untuk mengetahui meningganya karena apa. Kemudian kenapa dia meninggal dan bagaimana bisa sampai ada di kolam itu, kita belum tahu ini, masih diselidiki,” jelas Suwito.
Ia menambahkan, “Mudah mudahan dapat petunjuk, minta doanya semua mudah mudahan bisa segera terungkap.”
Kronologi Penemuan Jasad Bayi
Jasad bayi yang diperkirakan berusia 4,5 hingga 7 bulan itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari udang di empang tersebut pada pukul 09.00 WIB. Awalnya, penampakan tersebut dikira sebuah boneka.
“Kronologisnya itu jadi ada saksi ingin mencari udang di empang. Tetapi ketika saksi sampai di lokasi dan mau mencari udang itu, melihat lah kaya bentuk boneka. Ternyata setelah dipertegas adalah jasad bayi,” ungkap Iptu Raden Suwito.
Saat ditemukan, jasad bayi tersebut masih mengenakan popok (pampers) dan kaus. Di sekitar lokasi penemuan, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik bayi, seperti baju bayi dan botol susu. “Jadi jasad bayi itu ditemukan masih lengkap ya, dalam artian memakai pampers, pakai kaos. Kemudian sekitar TKP ada baju bayi, ada botol susu,” imbuhnya.






