Berita

Mantan Suami Ditangkap Polisi Bogor Setelah Bacok Pasutri di Pamijahan

Advertisement

Pasangan suami-istri (pasutri) berinisial HT (43) dan NB (41) menjadi korban pembacokan sadis oleh mantan suami NB di wilayah Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Pelaku yang sempat melarikan diri kini telah berhasil diringkus oleh jajaran kepolisian.

Pelaku Berhasil Diringkus Setelah Melarikan Diri

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan bahwa jajaran Satreskrim Polres Bogor, bekerja sama dengan Polsek Cibungbulang dan Polsek Kemang, berhasil mengamankan pelaku penganiayaan berat tersebut. Pelaku diketahui berinisial TH (38).

“Jajaran Satreskrim Polres Bogor melalui tim resmob bekerja sama dengan Polsek Cibungbulang dan Polsek Kemang berhasil meringkus pelaku penganiayaan berat yang terjadi di wilayah hukum Polsek Cibungbulang,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto kepada detikcom, Sabtu (10/1/2026).

Setelah melakukan aksinya, TH dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian dan berpindah tempat. Namun, upaya pelariannya berakhir setelah ia diamankan di wilayah Cibeteung, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

“Setelah kejadian, terduga pelaku meninggalkan lokasi dan berpindah tempat hingga akhirnya diamankan di wilayah Cibeteung, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Cibungbulang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Motif Diduga Dipicu Pernikahan Mantan Istri

Kapolsek Cibungblang Kompol Iwan Wahyudi sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa identitas pelaku sudah diketahui dan pengejaran telah dilakukan. Pelaku pembacokan ini adalah mantan suami dari NB, yang kini telah menikah dengan HT.

Advertisement

“Sudah diketahui identitas pelakunya, terus kemudian kita sudah lakukan pengejaran,” kata Kompol Iwan Wahyudi saat dihubungi pada Selasa (6/1).

Akibat pembacokan tersebut, korban NB mengalami luka di bagian kepala, sementara suaminya, HT, juga menderita luka di kepala.

Kompol Iwan Wahyudi menambahkan, “Jadi pelaku mantan suaminya. Mantan istrinya itu kan kawin lagi tuh, tinggalnya di Pamijahan, dengan asli orang situ. Sekilas bahwa pelaku itu memang mantan suaminya dulu, ya laki-laki dewasa lah itu. Ya mungkin kita tahu lah, laki-laki dewasa kalau istri kawin lagi gimana, tapi nanti kita dalami lagi.”

Pihak kepolisian masih mendalami motif pasti di balik aksi kekerasan tersebut, namun dugaan awal mengarah pada rasa cemburu atau ketidakpuasan pelaku terhadap pernikahan kembali mantan istrinya.

Advertisement