Bogor – Sebuah aksi pencurian motor di sebuah showroom di Jalan Gunung Batu, Kota Bogor, terungkap memiliki modus baru yang melibatkan seorang wanita sebagai kaki tangan pelaku. Pelaku, yang berpura-pura sebagai pembeli, berhasil membawa kabur satu unit motor dengan bantuan seorang perempuan bernama Rosdianah.
Modus Penipuan Berkedok Suami Istri
Menurut keterangan pegawai showroom, Sendi Mursidin, pelaku datang ke lokasi bersama Rosdianah. Keduanya mengaku sebagai pasangan suami istri. “Jadi pelaku ini datang berdua mereka ini beralibinya suami istri. Saya sempat tanya ke si perempuan itu, ‘Bu, itu (pelaku) siapa, terus dia bilang suami,” ujar Sendi saat dihubungi, Rabu (11/2/2026).
Peristiwa pencurian ini terjadi pada Selasa (10/2) sekitar pukul 11.50 WIB. Setelah berhasil membawa kabur satu unit motor, pelaku meninggalkan Rosdianah di lokasi.
Janji Pernikahan Jadi Umpan
Rosdianah kemudian memberikan keterangan mengejutkan. Ia mengaku baru mengenal pelaku sehari sebelumnya dan dijanjikan akan dinikahi. Pelaku juga berdalih ingin mengenalkan Rosdianah kepada anak-anaknya, namun terlebih dahulu ingin membelikan sepeda motor sebagai hadiah.
“Didapati keterangan bahwa pelaku bukan suami Rosdianah. (Mereka) baru kenal satu hari yang lalu. Ikut ke showroom dijanjikan untuk dinikahi dan akan dikenalkan ke anaknya. Sebelum bertemu dengan anaknya, pelaku akan membelikan sepeda motor terlebih dahulu,” jelas Sendi.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Rekaman CCTV aksi pencurian tersebut telah beredar luas di media sosial dan menarik perhatian publik. Pihak kepolisian setempat kini tengah melakukan penelusuran intensif untuk menangkap pelaku.
“(Korban) sudah buat laporan. Sementara masih diselidiki pelakunya dan pemeriksaan saksi,” kata Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin ketika dimintai konfirmasi.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak pelaku berinteraksi dengan pegawai showroom sambil memegang motor yang diduga akan dicuri. Pelaku terlihat mengenakan kopiah hitam, kacamata, dan jaket hitam. Sementara itu, wanita yang mengaku sebagai istri pelaku mengenakan jilbab hitam, kemeja kotak-kotak, dan celana biru.






