London – Musim 2025/2026 Liga Inggris diwarnai ketidakpastian nasib para manajer. Dua nama yang kini santer dikabarkan terancam kehilangan jabatannya adalah Arne Slot dari Liverpool dan Thomas Frank dari Tottenham Hotspur.
Liverpool dan Tottenham Terpuruk di Klasemen
Situasi kedua klub raksasa Inggris ini belum menunjukkan perbaikan signifikan memasuki tahun 2026. Liverpool, yang berstatus juara bertahan, kini terlempar ke peringkat keenam klasemen sementara dengan mengumpulkan 39 poin dari 26 pertandingan. Tim asuhan Arne Slot tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Nasib Tottenham Hotspur lebih memprihatinkan. Sejak awal tahun 2026, tim ini belum pernah meraih kemenangan dalam delapan pertandingan liga terakhir. Mereka terdampar di posisi ke-16 klasemen dengan hanya mengumpulkan 29 poin.
Slot dan Frank dalam Radar Pemecatan
Performa buruk Liverpool dan Tottenham secara otomatis memicu spekulasi mengenai masa depan kedua manajer mereka. Laporan dari Football Insider menyebutkan bahwa Arne Slot dan Thomas Frank masuk dalam daftar kandidat manajer yang kemungkinan besar akan dipecat sebelum musim 2025/2026 berakhir.
Bahkan, ada enam nama manajer yang digadang-gadang segera menghadapi surat pemutusan hubungan kerja. Selain Slot dan Frank, nama-nama lain yang masuk daftar tersebut adalah Scott Parker (Burnley), Sean Dyche (Nottingham Forest), Eddie Howe (Newcastle United), dan Oliver Glasner (Crystal Palace). Glasner sendiri telah mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Crystal Palace di akhir musim ini.
Football Insider merilis daftar probabilitas pemecatan manajer. Thomas Frank menempati posisi teratas dengan rasio 6/5, diikuti oleh Scott Parker (5/4) dan Sean Dyche (11/2). Eddie Howe berada di urutan keempat dengan probabilitas 13/2. Oliver Glasner menyusul dengan rasio 8/1, dan Arne Slot berada di posisi terakhir dengan 9/1.
Enam Manajer Telah Dipecat Musim Ini
Liga Inggris musim 2025/2026 ini memang terbilang cukup ‘kejam’ bagi para manajer. Hingga kini, sudah tercatat enam manajer yang harus kehilangan pekerjaannya. Mereka adalah Nuno Espirito Santo (Nottingham Forest), Graham Potter (West Ham United), Ange Postecoglu (Nottingham Forest), Vitor Pereira (Wolverhampton Wanderers), Enzo Maresca (Chelsea), dan yang terbaru Ruben Amorim (Manchester United).
Situasi ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Liga Inggris dan tekanan yang dihadapi para pelatih untuk meraih hasil maksimal.






