Berita

Maling Kabel di Cilincing Bobol Paving Block, Gubernur DKI Minta Pelaku Ditindak Tegas

Advertisement

Jakarta – Aksi pencurian kabel di trotoar Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, terekam dalam sebuah video yang viral. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah paving block rusak dan terangkat dari tempatnya, diduga kuat akibat ulah maling yang nekat membongkar paksa untuk mengambil kabel jaringan.

Lampu Jalan Mati, Paving Block Porak-poranda

Video yang beredar pada Senin (26/1/2026) menunjukkan kondisi paving block yang berantakan dan terlepas dari posisi semula. Kerusakan ini membentang sejajar dengan tiang lampu jalan di sepanjang trotoar. Perekam video dalam rekaman tersebut terdengar mengeluhkan matinya lampu jalan di sekitar lokasi selama beberapa hari terakhir. Ia menduga kuat matinya lampu tersebut disebabkan oleh pencurian kabel yang berujung pada rusaknya paving block.

“Pantesan udah seminggu ini Jalan Raya Cilincing mati lampunya,” ungkap perekam video.

Polisi Turun Tangan, Selidiki Pelaku

Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Koja segera turun tangan. Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Fernando, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan mendalam untuk memastikan kebenaran penyebab kerusakan paving block yang diduga akibat pencurian kabel.

“Iya sudah monitor dan masih kita cek,” ujar Fernando.

Fernando menambahkan bahwa pihaknya masih berupaya mengumpulkan bukti dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan mencari saksi-saksi yang mungkin melihat aksi pencurian tersebut.

Advertisement

“Sementara masih cek CCTV dan saksi lagi dicari,” lanjutnya.

Gubernur DKI Minta Tindakan Tegas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons dugaan pencurian kabel yang merusak paving block di trotoar Jalan Raya Cilincing. Ia meminta agar pelaku segera diusut tuntas dan ditindak dengan tegas.

“Saya minta untuk dipelajari dan memang kalau memang ada bukti dan kemudian yang melakukan, saya minta untuk ambil tindakan tegas untuk itu,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Barat, Senin (26/1/2026).

Pramono Anung menekankan bahwa aksi pencurian kabel yang sampai merusak fasilitas publik seperti paving block sangat mengganggu kenyamanan dan kepentingan masyarakat. Kerusakan sarana prasarana publik ini tentu akan berdampak pada aktivitas warga.

“Karena yang pertama sangat mengganggu, yang kedua itu kan apa, kepentingan publik,” ujarnya. “Sehingga sarana-prasarana publiknya akan terganggu. Dan untuk itu diambil tindakan,” lanjutnya.

Advertisement