Berita

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Meluas, Jalan Putus dan Ancam Perkampungan Warga

Advertisement

ACEH TENGAH – Fenomena alam berupa lubang raksasa di kawasan Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, dilaporkan semakin meluas. Kondisi ini telah menyebabkan terputusnya akses jalan dan menimbulkan kekhawatiran akan ancaman terhadap perkampungan warga di sekitarnya.

Pemkab Lakukan Kajian Penanganan

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah tengah berupaya mencari solusi untuk mengantisipasi agar pergerakan tanah tidak semakin meluas dan membahayakan permukiman. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyatakan bahwa pihaknya telah menugaskan tim teknis untuk melakukan kajian mendalam terkait longsor yang telah memutus badan jalan tersebut.

“Ini memang semakin hari semakin berat, semakin bergeser. Nah ini kalau tidak diantisipasi, itu nanti terbelah,” ujar Haili Yoga, seperti dikutip dari detikSumut, Jumat (30/1/2026). Ia menambahkan bahwa fenomena longsor di lokasi tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2013, namun intensitasnya meningkat drastis dalam beberapa bulan terakhir.

Harapkan Bantuan Provinsi dan Pusat

Bupati Haili Yoga mengungkapkan harapannya agar pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat segera hadir dengan tim ahli untuk membantu penanganan. “Jadi ini mungkin harapan kita, mungkin tim dari provinsi dan pusat harus hadir dengan tim kabupaten sehingga nanti ini tidak melebar ke tempat-tempat yang lain. Dan hari ini memang jalan itu sudah putus. Itu sangat riskan,” jelasnya.

Advertisement

Ia memaparkan bahwa jarak lubang raksasa tersebut dengan perkampungan warga saat ini adalah sekitar 500 meter. Kekhawatiran utama adalah jika pergerakan tanah terus berlanjut, maka akan semakin mendekati permukiman warga.

“Itu (jalannya) sebelumnya pun 500 meter. Ini 500 meter sudah sampai lagi. Kalau 500 meter lagi sudah masuk ke kampung, ke desa. Dan ini cukup berat. Kami berharap mari kita kerjakan bersama nanti pemerintah provinsi dan pusat,” ucapnya, menekankan urgensi penanganan bersama.

Advertisement