Berita

Lubang Menganga di Flyover Ciputat Sebabkan Pengendara Motor Terjatuh, 43 Titik Rusak

Advertisement

Tangerang Selatan – Kondisi jalan berlubang di sejumlah titik Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, terus membahayakan pengendara, khususnya pengendara motor. Pantauan di lokasi pada Sabtu (7/2/2026) pukul 11.00 WIB menunjukkan genangan air di sisi kiri dan kanan jalan, serta banyak lubang yang menganga, terutama pada bagian sambungan flyover.

Beberapa pengendara motor terlihat kehilangan keseimbangan atau oleng saat melintas karena tidak menyadari adanya lubang yang tergenang air. Tumpukan sampah di pinggir flyover juga memaksa pengendara mengambil jalur kanan, menambah potensi bahaya.

Warga Keluhkan Kondisi Jalan

Syahidan (26), salah seorang warga, menyatakan bahwa jalan berlubang di area tersebut sudah menjadi masalah yang berulang. Ia merasa kondisi ini sangat mengganggu dan membahayakan.

“Sering dan banyak lubangnya di situ. Kadang di kanan, tengah, kiri. Mungkin karena musim hujan, tapi ya bahaya banget. Saya sering lihat ada yang jatuh di flyover,” ujar Syahidan kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).

Ia menambahkan bahwa pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas dan berharap segera ada perbaikan. “Kalau lewat mesti hati-hati, kalau enggak bisa kenapa-kenapa. Ya dibenerin lah, ditambal atau apa gitu. Lubangnya enggak kelihatan tapi ganggu banget, kan bahaya,” keluhnya.

Advertisement

Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang

Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sepeda motor dilaporkan terjadi di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh jalan berlubang.

“Laka (kecelakaan) tunggal tersebut karena pengendara melintasi jalan berlubang yang berada di beberapa area Flyover Ciputat,” kata Kompol Bambang Askar Sodiq, Senin (2/2/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.10 WIB itu menyebabkan pengendara kehilangan kendali dan terjatuh. “Kemudian pengendara oleng tidak bisa menguasai kemudi kendaraannya,” imbuhnya.

Kompol Bambang mengungkapkan bahwa total terdapat 43 titik jalan berlubang di area tersebut, dengan dua titik di antaranya dinilai sangat krusial dan rawan menyebabkan kecelakaan serta membahayakan keselamatan warga. “Total ada 43 titik, tapi ada 2 titik yang sangat krusial dan rawan laka serta nyawa warga,” sebutnya.

Advertisement