Hujan deras yang mengguyur wilayah Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (14/2/2026) sore, memicu longsornya tembok penahan tanah (TPT). Peristiwa ini berdampak pada sembilan rumah warga, tiga di antaranya tertimpa material longsoran.
Detail Kejadian dan Dampak
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, longsor terjadi akibat hujan deras dalam durasi lama yang menyebabkan drainase meluap. Luapan air drainase ini kemudian mengakibatkan TPT longsor dan menimpa beberapa unit rumah warga.
“Meluapnya aliran air drainase yang mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) longsor dan menimpa beberapa unit rumah warga serta mengakibatkan banjir,” ujar Adam dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Total ada sembilan rumah yang terdampak. Tiga rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor, sementara enam rumah lainnya terendam banjir lintasan akibat luapan air.
“Rumah terdampak, 3 unit rumah terdampak material longsoran dan 6 unit rumah terdampak banjir. Hanya terdampak luapan air lintasan dan tidak ada kerusakan bangunan,” jelas Adam.
Korban dan Upaya Penanganan
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil belum dapat diprediksi.
Sebanyak 12 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kontrakan di sekitar lokasi kejadian. “Korban jiwa maupun luka nihil, kerugian materiil belum bisa diprediksi. Korban yang mengungsi ada 12 kepala keluarga, sementara mengungsi di rumah kontrakan di sekitar lokasi,” tambah Adam.
Tim BPBD bersama petugas gabungan telah melakukan penanganan sejak Sabtu malam. Proses pembersihan material longsor dilanjutkan pada Minggu (15/2).
“Rumah yang terdampak air lintasan sudah dibersihkan oleh warga. Rumah belum diperbaiki dan material longsoran belum di bersihkan, dilanjutkan hari ini,” pungkas Adam.






