Longsor melanda kawasan Wisata Hutan Bambu di Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, menyebabkan akses jalan terputus dan sejumlah fasilitas wisata mengalami kerusakan parah. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (11/2/2026) malam.
Penampakan Kerusakan Akibat Longsor
Pantauan di lokasi pada Jumat (13/2/2026) menunjukkan tanah di sekitar bantaran kali mengalami amblas. Jalan akses menuju lokasi wisata juga terputus akibat pergerakan tanah tersebut. Sejumlah saung yang berada di sekitar area wisata dilaporkan hanyut terbawa arus kali. Selain itu, beberapa pohon besar tampak tumbang dan terseret arus, menambah daftar kerusakan.
Longsor di kawasan Wisata Hutan Bambu Bekasi. (Sumber: Rachma/detikcom)
Penyebab Longsor Menurut Warga
Banu (46), seorang warga setempat, menjelaskan bahwa longsor berawal dari aktivitas pengosongan debit air di bantaran Kali Bekasi. Ia menerima informasi bahwa pengosongan air dilakukan karena adanya potensi kiriman banjir dari Bogor.
“Nah, itu karena terlalu lama disurutin, jadi lama-lama kan kalau pinggiran ini kan, apa namanya, tanahnya kan tanah labil ya. Lama-lama turun dia tanahnya,” ujar Banu.
Menurut penuturan Banu, longsor awalnya terjadi di satu titik. Namun, pergerakan tanah tersebut kemudian merembet ke area lain.
“Awalnya (tanah) situ, turun bres, terus nggak lama ke sana, pindah ke sana, akhirnya sampai ke Hutan Bambu. Hutan Bambu yang parah,” jelasnya.
Peristiwa serupa juga terjadi di Bogor, di mana tembok penahan tanah longsor dan menimbun seorang wanita.





