Pemerintah Indonesia telah menetapkan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai hari libur nasional pada Jumat, 16 Januari 2026. Penetapan ini merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2024. Meskipun tidak ada cuti bersama yang menyertainya, libur nasional ini akan tersambung dengan akhir pekan, menciptakan libur panjang selama tiga hari.
Jadwal Libur Panjang Isra Mikraj 2026
- Jumat, 16 Januari 2026: Hari libur nasional Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
- Sabtu, 17 Januari 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 18 Januari 2026: Libur akhir pekan
Dalam kalender Hijriah, Isra Mikraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab. Berdasarkan Kalender Hijriah 2026 resmi dari Kementerian Agama (Kemenag), peringatan Isra Mikraj tahun ini jatuh pada 27 Rajab 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan 16 Januari 2026.
Sejarah Isra Mikraj
Isra Mikraj adalah dua peristiwa perjalanan luar biasa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam karena pada saat itulah Rasulullah SAW menerima perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam langsung dari Allah SWT.
Ibadah salat, yang merupakan inti kepatuhan, menghimpun dua kesalehan: individual dan sosial. Dimulai dengan pengakuan tauhid “Allahu Akbar”, salat menjadi wujud komitmen totalitas kepada Allah SWT. Diakhiri dengan salam “assalaamu’alaikum wa rahmatullah”, salat juga melambangkan komitmen terhadap kedamaian, persaudaraan, kerukunan, dan perekat ikatan kemanusiaan.
Peristiwa Isra Mikraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah, sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Mayoritas ulama memperkirakan kejadian ini terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, sekitar tahun 620-621 Masehi.
Secara harfiah, Isra merujuk pada perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Perjalanan ini dilakukan dengan mengendarai Buraq, makhluk bersayap yang digambarkan menyerupai kuda putih dengan ekor burung merak, yang memungkinkan Nabi menempuh jarak jauh dalam waktu singkat.
Sementara itu, Mikraj adalah kelanjutan perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha, atau langit ketujuh. Di sinilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan salat wajib lima waktu.






