Berita

Libur Isra Mikraj: Ganjil Genap di Puncak Bogor Diberlakukan Mulai Sore Ini

Advertisement

Satlantas Polres Bogor akan memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas ganjil genap di Jalan Raya Puncak, Bogor, mulai Jumat sore ini. Kebijakan ini diambil dalam rangka mengantisipasi lonjakan wisatawan saat libur panjang Isra Mikraj yang berlangsung dari 16 hingga 18 Januari 2026.

Rekayasa Lalu Lintas Ganjil Genap

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, menjelaskan bahwa penerapan ganjil genap merupakan salah satu upaya untuk mengelola arus kendaraan dan memastikan kelancaran lalu lintas selama periode libur panjang.

“Untuk antisipasi libur panjang Isra Mikraj pada tanggal 16 sampai tanggal 18, di mana dimulai hari Jumat sampai hari Minggu, akan ada beberapa rekayasa lalu lintas,” ujar Rizky kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).

Ia merinci jadwal penerapan ganjil genap. Sistem ini akan dimulai pada Kamis pukul 17.00 WIB dan berlaku hingga Minggu pukul 10.00 WIB. “Yang pertama, adanya ganjil genap akan diterapkan kembali. Pelaksanaannya dari hari Kamis pukul 17.00 WIB sampai nanti hari Minggu jam 10.00 WIB,” jelasnya.

Rizky menambahkan bahwa penerapan ganjil genap ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke kawasan Puncak. “Akhirnya kita melaksanakan ganjil genap agar bisa mengakomodasi seluruh wisatawan biar semuanya nyaman, aman, dan bisa menikmati wisata di Puncak,” ungkapnya.

Advertisement

Secara lebih rinci, penerapan ganjil genap akan berlangsung pada pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB pada hari Jumat. Sistem ini dapat diperpanjang jika situasi di lapangan masih membutuhkan. “Kemudian besok di pagi hari dari pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB, hari Minggu juga pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB,” sebutnya.

Sistem One Way Diberlakukan Situasional

Selain ganjil genap, Satlantas Polres Bogor juga menyiapkan sistem satu arah atau one way. Sistem ini akan diberlakukan secara situasional, tergantung pada kepadatan arus lalu lintas.

“Untuk one way tetap kita laksanakan secara situasional karena kita melihat arus lalu lintas yang masuk maupun keluar dari Puncak. Di mana bila memang masuk dalam indikator pelaksanaan rekayasa lalu lintas satu arah akan dilaksanakan,” pungkas Rizky.

Advertisement