Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpantau padat pada Senin (16/2/2026) petang. Antrean kendaraan mengular hingga Simpang Gadog, titik awal menuju kawasan wisata Puncak.
Berdasarkan pantauan di lokasi, laju kendaraan hanya mampu bergerak kurang dari 20 km/jam. Dominasi kendaraan pribadi terlihat memadati ruas jalan, baik yang datang dari arah arteri maupun keluar dari Tol Jagorawi. Sementara itu, pengendara sepeda motor masih dapat melintas dengan relatif leluasa melalui bahu jalan sebelah kiri.
Untuk mengurai kepadatan, rekayasa lalu lintas sistem one way sempat diterapkan dua kali pada hari ini. Pemberlakuan pertama dilakukan pada pagi hari menuju arah Puncak, disusul penerapan kedua pada siang hari yang mengarah kembali ke Jakarta. Kondisi lalu lintas menuju Jakarta sendiri dilaporkan ramai namun lancar.
Ganjil Genap Diberlakukan Hingga Besok
Sebelumnya, kepolisian telah menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama libur Imlek di Jalan Raya Puncak. Selain sistem one way, rekayasa ganjil genap juga diterapkan.
“Untuk rencana rekayasa, kita akan melaksanakan antisipasi apabila ada terjadi kepadatan dengan mengoptimalkan rekayasa one way yang pertama. Kemudian, sebelum dilaksanakan one way itu, dilaksanakan ganjil genap,” ujar KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, pada Jumat (13/2).
Ardian menambahkan bahwa penerapan ganjil genap telah dimulai sejak Senin sore dan akan berlangsung hingga Selasa (17/2), bertepatan dengan perayaan Imlek yang juga ditetapkan sebagai cuti bersama. “Kalau memang itu kan cuti bersama, kalau sudah ditetapkan cuti bersama, itu pasti karena kan ditetapkan hari libur ya, libur nasional kan jadinya. Kalau untuk cuti bersama, itu juga kita laksanakan. Jadi mulai hari Sabtu sampai dengan hari Selasa,” jelasnya.





