BEKASI – Banjir yang melanda kawasan Harapan Baru 2, Bekasi Barat, tak menyurutkan semangat Candra (28), seorang kurir paket, untuk tetap mengantarkan pesanan warga. Ia rela menitipkan motornya dan berjalan kaki menerjang genangan air yang mencapai ketinggian pinggang demi menyelesaikan tugasnya.
“Ya mau nggak maulah. Namanya sudah kerjaan ya gimana lagi, kan,” ujar Candra saat ditemui di Perumahan Harapan Baru 2, Bekasi Barat, Jumat (23/1/2026). Candra memilih memarkir motornya di sebuah minimarket terdekat untuk menghindari risiko kerusakan akibat terendam air.
“Iya, ini jalan kaki. Kalau motor diparkir di sana, jauh, di Indomaret,” jelasnya. Ia menambahkan, “Biar nyari aman mah. Argo nggak seberapa ya kan, kita risiko motor mati eh repot, ya kan.”
Candra mengaku pengalaman menerjang banjir demi mengantar paket bukan kali pertama baginya. Sebelumnya, ia pernah menghadapi situasi serupa di daerah Tambun, Kabupaten Bekasi, di mana ketinggian banjir bahkan mencapai sepinggang orang dewasa.
“Pernah sih, (banjir) di sono daerah Tambun. Paling segini, sepinggang ya. Sampai ada jasa yang kayak ngangkat (motor) di trotoar gitu kalau di Tambun mah,” ungkapnya mengenang. “(Tapi saya) nggak sih, waktu itu terobos aja sih,” lanjutnya.
Meskipun menghadapi kesulitan, Candra tetap menunjukkan profesionalisme dan tanggung jawabnya. Ia menyerahkan penanganan masalah banjir kepada pemerintah.
“Ya gimana pemerintah aja-lah. Kalau udah kayak gini mah udah bencana gini mah susah. Nggak tahu juga kan. Yang penting saya tetap bertanggung jawab nyelesaiin tugas saja ya,” pungkasnya.






