Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) kembali menyuarakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah kendali langsung Presiden. KSPSI menyatakan kesiapannya untuk berada di garda terdepan dalam memberikan dukungan kepada institusi Polri.
Dukungan Penuh dari Gerakan Buruh
Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, dalam sambutannya pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 KSPSI di PT Victor Chinglu Indonesia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (16/2/2026), menyampaikan komitmennya.
“Pak Kapolri, kita gerakan buruh Indonesia konsisten, kita bersama Polri, mendukung Polri untuk tetap di bawah Presiden. Apapun yang terjadi kami berada bukan di belakang Pak Kapolri, di depan Pak Kapolri. Kalau orang belok bukan di belakang, karena yang celaka yang di depan, jadi kita maju semuanya,” ungkap Andi Gani.
Sikap KSPSI di Rapat Dengar Pendapat Umum DPR
Andi Gani menambahkan bahwa KSPSI akan turut hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang diselenggarakan oleh Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Dalam forum tersebut, KSPSI akan kembali menegaskan sikapnya.
“Komisi III DPR akan mengundang tiga presiden konfederasi buruh untuk RDPU, dan kami akan tegaskan di depan DPR RI, gerakan buruh dengan tiga konfederasi buruh terbesar akan tetap setia mengawal langkah Kapolri dan Polri khususnya, dan juga tetap mendukung dengan ketegasan Polri harus tetap di bawah Presiden,” jelas Andi Gani.
Alasan Penolakan Polri di Bawah Kementerian
Lebih lanjut, Andi Gani mengemukakan alasan penolakan KSPSI jika Polri berada di bawah suatu kementerian. Menurutnya, hal tersebut dapat menyulitkan birokrasi dan pelayanan publik.
“Karena kami tidak ingin kalau di bawah kementerian akan sangat mempersulit birokrasi, mempersulit pelayanan, dan komando Presiden terhadap Polri akan terhambat dengan birokrasi tersebut,” tutur Andi Gani.
Ia juga menekankan potensi terhambatnya pelayanan di Desk Ketenagakerjaan jika struktur tersebut diterapkan. “Dan yang terpenting, pelayanan Desk Ketenagakerjaan dipastikan akan terhambat karena hal itu. Mohon doanya untuk KSPSI agar tetap selalu berada dan setia di garis perjuangan yang sama,” pungkasnya.






