Berita

Korlantas Polri Perluas Pengawasan Digital Lalu Lintas Riau dengan ETLE Mobile Handheld

Advertisement

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat transformasi digital dalam sistem lalu lintas dengan mengoptimalkan penggunaan ETLE Mobile Handheld di wilayah hukum Polda Riau. Inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho untuk memodernisasi tata kelola lalu lintas yang adaptif terhadap teknologi dan dinamika mobilitas masyarakat.

Modernisasi Pengawasan Lalu Lintas

Dalam arahannya, Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya teknologi sebagai instrumen utama dalam membangun sistem lalu lintas yang transparan, terukur, dan berorientasi pada keselamatan. Ia menegaskan bahwa digitalisasi pengawasan bukan hanya soal perangkat, melainkan bagian dari reformasi kultural menuju pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

Kegiatan penguatan ini dikoordinasikan oleh Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal. Ia menegaskan pentingnya integrasi sistem ETLE secara nasional agar seluruh wilayah memiliki standar pengawasan yang seragam dan terhubung dalam satu basis data terpadu. Pelaksanaan teknis di lapangan dipimpin oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi bersama tim asistensi untuk memastikan kesiapan perangkat, operator, dan sistem pendukung berjalan optimal.

Keunggulan ETLE Mobile Handheld

ETLE Mobile Handheld dirancang sebagai perangkat pengawasan elektronik yang fleksibel dan dinamis. Bentuknya yang portabel memungkinkan personel melakukan pemantauan di berbagai titik strategis, termasuk kawasan padat aktivitas, jalur distribusi logistik, pusat keramaian, dan lokasi rawan kepadatan arus kendaraan. Perangkat ini melengkapi sistem ETLE statis, sehingga cakupan pengawasan menjadi lebih luas dan merata.

Keunggulan utama ETLE Mobile Handheld terletak pada kemampuannya melakukan dokumentasi digital secara real time yang terintegrasi langsung dengan sistem Back Office ETLE. Setiap data yang terekam tersimpan secara sistematis dan terdokumentasi secara elektronik, mendukung tertib administrasi serta transparansi pengelolaan data lalu lintas.

Advertisement

Alokasi dan Antisipasi Peningkatan Aktivitas

Secara nasional, jumlah ETLE Mobile Handheld saat ini telah mencapai 394 unit dan akan diperkuat dengan penambahan 315 unit pada Tahun Anggaran 2026. Untuk wilayah hukum Polda Riau, alokasi 10 unit diberikan guna meningkatkan jangkauan pengawasan di berbagai kabupaten/kota, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan pertumbuhan kendaraan bermotor.

Penguatan ini juga menjadi langkah antisipatif dalam menghadapi momentum peningkatan aktivitas masyarakat, termasuk pada periode operasi kepolisian terpusat seperti Operasi Ketupat. Dengan dukungan ETLE Mobile Handheld, pengawasan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih adaptif tanpa bergantung sepenuhnya pada infrastruktur tetap.

Membangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Lebih dari sekadar perangkat teknologi, ETLE Mobile Handheld diharapkan menjadi instrumen pembangun budaya tertib berlalu lintas. Kehadiran sistem digital yang objektif dan terukur mendorong masyarakat untuk semakin sadar bahwa setiap aktivitas di ruang lalu lintas berada dalam ekosistem yang modern dan terintegrasi.

Melalui optimalisasi ETLE Mobile Handheld di wilayah hukum Polda Riau, Korlantas Polri menegaskan komitmennya dalam membangun sistem lalu lintas yang berorientasi pada keselamatan, keteraturan, serta perlindungan masyarakat. Transformasi digital ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadirkan pengawasan yang profesional, humanis, dan berbasis teknologi demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara menyeluruh.

Advertisement