Berita

Konvoi Pemotor Rusak Portal JLNT Casablanca untuk Konten, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Advertisement

Aksi segerombolan pengendara motor yang diduga merusak portal Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, terekam dan viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Polda Metro Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terhadap para pelaku.

Aksi Nekat Demi Konten

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas pada Senin (23/2/2026), terlihat jelas bagaimana salah seorang pemotor dengan sengaja membakar tali yang mengikat portal JLNT Casablanca. Setelah portal terbuka, rombongan pemotor tersebut kemudian melaju secara bersamaan di ruas jalan layang yang seharusnya tidak dilalui kendaraan roda dua.

Dalam video tersebut terdengar narasi, “Waktunya orang senang tampil.” Para pengendara motor ini tampak mengenakan jaket hoodie dengan tulisan seperti ‘Youth Style’, ‘Confused’, dan ‘Stressed’. Sebagian besar dari mereka juga terlihat tidak memasang pelat nomor pada kendaraan yang mereka gunakan, serta beberapa tidak mengenakan helm.

Dugaan kuat, aksi nekat ini dilakukan semata-mata demi membuat konten yang kemudian diunggah ke media sosial. Gerombolan pemotor tersebut melakukan konvoi di ruas jalan, menunjukkan perilaku berkendara yang membahayakan.

Pelanggaran Aturan dan Potensi Pidana

Perlu diketahui, pengendara motor atau kendaraan roda dua dilarang keras melintas di JLNT Casablanca. Jalan layang ini secara khusus diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih, dan telah dilengkapi dengan rambu peringatan yang jelas.

Advertisement

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan segera menindaklanjutinya. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berkoordinasi erat dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk mengidentifikasi dan menyelidiki para pemotor yang terlibat.

“Sedang didalami. Kami juga libatkan Krimum,” ujar Komarudin saat dihubungi pada Senin (23/2/2026).

Komarudin menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada siapa saja yang terbukti terlibat dalam aksi tersebut, mengingat tingkat bahaya yang ditimbulkan. Lebih lanjut, Ditreskrimum sedang mendalami unsur pidana terkait perusakan fasilitas publik yang dilakukan oleh para pelaku.

“Bukan hanya membahayakan, kami juga sedang dalami pidana perusakannya,” tambahnya.

Advertisement