Berita

Komisi VIII DPR Pantau Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Senilai Rp75 Miliar di Batam

Advertisement

Batam – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, untuk memantau langsung penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako. Kunjungan ini merupakan bagian dari Masa Reses Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026.

Pengawasan Program Kesejahteraan Sosial

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi pengawasan dewan terhadap pelaksanaan program kesejahteraan sosial di daerah. “Kunjungan kerja ini dalam rangka meningkatkan fungsi dewan, khususnya pengawasan pelaksanaan program kesejahteraan sosial di daerah,” ujar Marwan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/2/2026).

Marwan mengapresiasi komitmen Dinas Sosial Kota Batam dan Persekutuan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kristen Kota Batam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berterima kasih kepada Pimpinan Persekutuan LKS dan Kepala Dinas Sosial Kota Batam di tengah kesibukan dalam bertugas, meskipun hari ini hari libur, namun tetap semangat mengemban tugas,” katanya pada Jumat (20/2).

Komisi VIII DPR RI juga mendalami berbagai aspek terkait LKS, termasuk latar belakang pembentukannya, program utama, capaian kinerja, serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Realisasi Bantuan Sosial di Kepulauan Riau

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Komisi VIII DPR RI memantau penyaluran bantuan sosial senilai Rp75.406.150.000 untuk masyarakat Provinsi Kepulauan Riau. Bantuan ini mencakup PKH dan bantuan sembako.

Khusus untuk Kota Batam, total penyaluran bantuan sosial PKH dan sembako telah mencapai Rp 34.090.600.000.

Advertisement

Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (RSTSKPO) Kementerian Sosial, Rachmat Koesnadi, menegaskan komitmen pemerintah. “Kementerian Sosial terus memperkuat program rehabilitasi sosial dan perlindungan bagi kelompok rentan,” ucapnya.

Selain bantuan sosial reguler, Kementerian Sosial juga memberikan perhatian kepada kelompok rentan lainnya, seperti bantuan bagi lanjut usia dan jaminan perlindungan bagi sekitar 14 ribu pekerja rentan, termasuk pengemudi kapal pancung, ojek online, dan penarik becak.

Sinergi Program dan Aspirasi Masyarakat

Kunjungan kerja ini mengusung tema pembangunan di bidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan anak, serta penanggulangan bencana. Perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan Badan Wakaf Indonesia turut hadir untuk memperkuat sinergi program dan menyerap aspirasi masyarakat.

Sejumlah Anggota Komisi VIII DPR RI dari berbagai fraksi dan daerah pemilihan turut mendampingi Marwan dalam kunjungan kerja tersebut, antara lain H. Ansari, H. Muhammad Abdul Azis Sefudin, I Ketut Kariyasa Adyana, Matindas J. Rumambi, Hasan Basri Agus, H. Aprozi Alam, Endro Hermono, Lale Syifaun Nufus, Satori, Maman Imanul Haq, Mohd. Iqbal Romzi, serta Zulfikar Achmad.

Advertisement