Berita

Kemensos Alokasikan Rp 17,5 Triliun untuk Bansos Masyarakat Rentan Jelang Ramadan 2026

Advertisement

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul mengumumkan Kementerian Sosial (Kemensos) akan memfokuskan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat pada desil 1 hingga 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Langkah ini diambil untuk memperkuat daya beli masyarakat menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

Fokus Bantuan untuk Kelompok Rentan

“Sesuai hasil rapat dengan Pak Menko, fokus kita nanti adalah bantuan pada desil 1 dan 2. Jika alokasi anggarannya masih ada, akan kita tingkatkan sampai desil 3 dan 4,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026). Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) Idul Fitri 2026, Diskon Tarif Lebaran, WFA (Working from Anywhere) dan Bantuan Pangan yang diselenggarakan di Stasiun Gambir.

Dua Jenis Bansos Disalurkan

Gus Ipul menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kemensos akan menyalurkan dua jenis bansos. Pertama adalah bansos reguler yang meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Alokasi anggaran untuk kedua program ini mencapai Rp 17,5 triliun, ditujukan bagi 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Jenis bansos kedua adalah bantuan sosial adaptif, yang mencakup bantuan adaptif kebencanaan dan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Bantuan kebencanaan meliputi bantuan isi rumah, pemberdayaan, dan jaminan hidup. Sementara itu, bantuan ATENSI diberikan kepada keluarga yang membutuhkan perhatian sosial khusus.

Advertisement

Pentingnya Pemutakhiran Data

Seluruh penyaluran bansos bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan diperbarui oleh Kemensos. Gus Ipul menekankan pentingnya pemutakhiran data agar penyaluran bantuan tepat sasaran. “Kami semuanya terbuka dan kami sudah siapkan prosedur. Tetapi saya harus sampaikan memang data kami belum sempurna. Maka itulah lewat, saluran-saluran yang ada kita ingin menyempurnakan data,” imbuh Gus Ipul.

Kemensos telah menyediakan beberapa kanal untuk pemutakhiran data, termasuk jalur formal berjenjang dari RT/RW hingga kepala daerah, aplikasi Cek Bansos, dan Command Center Kemensos di nomor 021-171 yang beroperasi 24 jam. Kanal aduan baru melalui hotline WhatsApp juga sedang disiapkan.

Konferensi Pers Stimulus Ekonomi

Selain penjelasan mengenai bansos, konferensi pers tersebut juga membahas fasilitas lain dari pemerintah untuk mendongkrak ekonomi masyarakat pada Triwulan I. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Kabinet RI Letkol Teddy Indra Wijaya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.

Advertisement