Berita

KemenImigrasi 2025: Aplikasi All Indonesia dan Makkah Route Mudahkan Layanan Publik

Advertisement

Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (KemenImigrasi) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) telah meluncurkan dua program strategis pada tahun 2025, yaitu aplikasi All Indonesia dan program Makkah Route. Inisiatif ini merupakan bagian dari paparan capaian kerja KemenImigrasi dalam Refleksi Akhir Tahun 2025.

Aplikasi All Indonesia: Integrasi Layanan Keimigrasian

Aplikasi All Indonesia dirancang sebagai sistem deklarasi kedatangan penumpang internasional yang terintegrasi. Platform ini menjadi satu-satunya sistem resmi yang berlaku di seluruh bandara dan pelabuhan internasional di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menghubungkan berbagai layanan penting, termasuk keimigrasian, kepabeanan, kesehatan, dan karantina, dalam satu kesatuan platform yang efisien.

Makkah Route: Percepatan Layanan Jemaah Haji dan Umrah

Di sektor layanan dokumen perjalanan ibadah, Makkah Route menawarkan solusi pemeriksaan keimigrasian yang dapat dilakukan di bandara keberangkatan di Indonesia. Program ini secara khusus ditujukan bagi jemaah haji dan umrah, memungkinkan mereka untuk melewati proses keimigrasian tanpa perlu mengantre setibanya di Arab Saudi.

Perluasan Jangkauan Layanan dan Penguatan Pengawasan

Selain inovasi digital, KemenImigrasi juga mencatat capaian strategis dalam perluasan layanan publik dengan pembentukan 18 kantor imigrasi baru. Langkah ini diambil untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat, diharapkan dapat mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan efisiensi pelayanan, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian di seluruh wilayah Indonesia.

Penguatan pengawasan orang asing juga menjadi prioritas, diwujudkan melalui Operasi Wira Waspada dan pembentukan Satuan Tugas Patroli Imigrasi. Operasi ini digelar sepanjang 2025 di wilayah strategis, menyasar berbagai pelanggaran seperti penyalahgunaan izin tinggal, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) bermasalah, dan pelanggaran overstay.

Advertisement

“Satgas Patroli Imigrasi kami bentuk untuk meningkatkan respons cepat dan menekan potensi pelanggaran, terutama di kawasan pariwisata, industri, dan pertambangan strategis,” ujar salah satu pejabat KemenImigrasi.

Kebijakan Global Citizenship of Indonesia (GCI) dan Golden Visa

Ditjen Imigrasi KemenImigrasi juga mengembangkan kebijakan Global Citizenship of Indonesia (GCI). Program ini memberikan fasilitas izin tinggal terbatas bagi warga negara asing yang memiliki keterikatan kuat dengan Indonesia, baik melalui keturunan, hubungan keluarga, maupun ikatan emosional dan sejarah dengan Tanah Air. GCI dirancang sebagai kebijakan adaptif yang menjawab dinamika global sambil menjaga kepentingan nasional.

Dari sektor ekonomi, program Golden Visa mencatatkan lonjakan nilai investasi yang signifikan. Hingga Desember 2025, total investasi melalui skema ini mencapai Rp48,29 triliun, meningkat 39,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan investor global terhadap iklim investasi Indonesia yang semakin kompetitif dan stabil.

Foto: Peluncuran aplikasi All Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (1/10/2025). (dok. Kemenpar)

Advertisement